
BANYUMAS, SERAYUNEWS— Menjelajahi sejumlah destinasi di Banyumas kini dapat dilakukan menggunakan transportasi umum. Trans Banyumas menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin bepergian tanpa menggunakan kendaraan pribadi.
Layanan bus Buy The Service (BTS) Trans Banyumas saat ini melayani empat koridor bernomor, yakni Koridor 1, Koridor 2, Koridor 3A dan 3B, serta Koridor 4. Koridor 4 mulai beroperasi pada 1 Januari 2026 untuk memperluas layanan transportasi publik ke wilayah Banyumas bagian selatan, termasuk kawasan Kota Lama Banyumas.
Berikut sejumlah koridor Trans Banyumas yang dapat dimanfaatkan untuk mendekati kawasan wisata di Banyumas.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam di kaki Gunung Slamet, Koridor 2 dapat menjadi salah satu pilihan.
Koridor ini melayani rute Terminal Notog Patikraja–Terminal Baturraden dan melewati kawasan perkotaan Purwokerto sebelum menuju Baturraden.
Dari Terminal Baturraden, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi wisata di kawasan Baturraden, seperti Lokawisata Baturraden dan destinasi wisata alam lainnya.
Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak seluruh objek wisata di kawasan Baturraden berada tepat di titik pemberhentian Trans Banyumas. Wisatawan mungkin perlu menggunakan transportasi lanjutan dari Terminal Baturraden menuju objek wisata yang dituju.
Selain Baturraden, Koridor 2 juga terintegrasi dengan koridor lain untuk mengakses sejumlah titik di Purwokerto, termasuk Unsoed, Menara Pandang, dan Alun-Alun Purwokerto.
Wisatawan yang ingin mengenal sisi sejarah dan budaya Banyumas dapat memanfaatkan Koridor 4.
Koridor ini melayani rute Terminal Bulupitu–Terminal Kejawar RSUD Banyumas. Dari Terminal Bulupitu, bus melewati kawasan Suwatio, Berkoh, Pekaja, Kalibagor, Alun-Alun Banyumas, hingga Terminal Kejawar dan kawasan Kota Lama Banyumas sebelum kembali menuju Purwokerto.
Kehadiran Koridor 4 memperluas akses transportasi publik menuju Banyumas bagian selatan. Pemerintah Kabupaten Banyumas sebelumnya menyebut perluasan ini juga ditujukan untuk mendukung akses masyarakat menuju kawasan wisata Kota Lama Banyumas.
Wisatawan dapat menjadikan kawasan Alun-Alun Banyumas dan Kota Lama Banyumas sebagai tujuan untuk menikmati kawasan bersejarah dan suasana kota lama.
Koridor 1 melayani rute Ajibarang–Pasar Pon dan menjadi salah satu jalur yang menghubungkan wilayah barat Banyumas dengan pusat Purwokerto.
Rute ini juga terintegrasi dengan layanan menuju Stasiun Purwokerto. Sejak Maret 2026, Koridor 1 melayani akses hingga kawasan Stasiun Purwokerto melalui pintu barat.
Bagi wisatawan, koridor ini dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju sejumlah destinasi di pusat Purwokerto. Untuk tujuan seperti Unsoed dan Baturraden, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan memanfaatkan integrasi Koridor 2.
Sementara itu, Koridor 3A dan 3B melayani kawasan perkotaan Purwokerto dengan titik utama Terminal Bulupitu dan Kebondalem.
Kedua layanan tersebut memiliki jalur berbeda dan menjadi bagian dari jaringan Trans Banyumas yang terintegrasi dengan koridor lainnya.
Sejak Maret 2026, Koridor 3A dan 3B juga terhubung dengan Stasiun Purwokerto melalui pintu barat, serta dapat digunakan untuk melakukan transit menuju Koridor 4 maupun layanan transportasi lainnya.
Untuk wisatawan yang ingin menjelajahi pusat kota, jaringan Trans Banyumas juga dapat dimanfaatkan untuk mendekati sejumlah lokasi seperti Alun-Alun Purwokerto dan Menara Pandang Teratai, dengan menyesuaikan halte dan rute yang tersedia. Informasi terbaru mengenai posisi bus dan rute dapat dipantau melalui aplikasi Mitra Darat maupun papan informasi elektronik di titik tertentu.
Tarif umum tercatat sebesar Rp3.900 per perjalanan, sedangkan tarif khusus Rp2.000 berlaku bagi kelompok tertentu seperti pelajar, mahasiswa, lansia, dan penyandang disabilitas sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk memperoleh tarif khusus, kartu pembayaran perlu didaftarkan terlebih dahulu.
Pembayaran dapat dilakukan menggunakan kartu uang elektronik serta QRIS. Pemkab Banyumas juga menyebut pembayaran dapat dilakukan melalui perangkat yang mendukung NFC.
Dengan jaringan koridor yang saling terintegrasi, Trans Banyumas dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sejumlah kawasan di Banyumas tanpa harus membawa kendaraan pribadi.
Sebelum melakukan perjalanan, calon penumpang disarankan mengecek rute, halte, jadwal, serta posisi bus secara real-time melalui aplikasi Mitra Darat atau informasi resmi operator. Hal ini penting terutama bagi wisatawan yang hendak menuju objek wisata yang membutuhkan perjalanan lanjutan dari halte atau terminal. (faradian yusi)