
SERAYUNEWS-Umat Tri Dharma Kabupaten Purbalingga mendoakan agar Indonesia lebih baik lagi di masa depan. Doa tersebut dipanjatkan saat acara sembahyang bersama menyambut Imlek (Tahun Baru Cina) di Klenteng Hok Tek Bio, Senin (16/2/2026).
Sembahyang bersama dilaksanakan pukul 24.00 WIB diikuti puluhan umay Tri Dharma. Mereka berkumpul bersama menyalakan lilin dan lampion menyambut datangnya tahun baru. Acara tersebut menurut pengurus Klenteng Hok Tek Bio, Andrian Ming, menjadi tradisi setiap datangnya tahun baru.
“Kami melakukan doa bersama menyambut Imlek. Banyak doa dipanjatkan. Mohon keselamatan dan keberkahan, kesehatan serta rezeki yang melimpah. Selain itu kami juga mendoakan agar Indonesia lebih makmur Sejahtera serta menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.
Sebelumnya juga telah dilakukan Ritual Djie Si Sang An dan prosesi bersih-bersih Kim Sin. Prosesi mengawali rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Kabupaten Purbalingga. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga.
Selain itu juga dilakukan Djie Si Sang An atau sembahyang bersama dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) pukul 19.00 WIB.
“Umat Tri Dharma hadir di klenteng dan memanjatkan doa dalam sembahyang bersama. Mohon keselamatan, kesehatan dan rezeki berlimpah di tahun baru,” ungkapnya.
Setelah Djie Si Sang An, umat Tri Dharma melanjutkan rangkaian kegiatan dengan prosesi bersih-bersih Kim Sin. Umat membersihkan area klenteng beserta lingkungan sekitar. Fokus utama kegiatan tersebut adalah membersihkan patung-patung dewa dan dewi yang berada di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga.“Ini bukan sekedar membersihkan, namun juga menyucikan,” ujarnya.
Perayaan Cap Go Meh di Purbalingga akan dilangsungkan pada Selasa (3/3/2026) di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga mulai pukul 18.00 WIB.
Rangkaian acara diisi dengan sembahyang bersama yang dilanjutkan dengan makan lontong Cap Go Meh secara bersama-sama.
Tahun Baru Imlek 2026 atau 2577 Kongzili jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.
Tahun 2026 merupakan tahun Kuda Api (Fire Horse atau Bing Wu). Kombinasi “Double Fire”, yakni elemen Kuda yang juga berelemen api bertemu dengan elemen tahun api, menjadi fenomena langka yang hanya terjadi setiap 60 tahun sekali.
Secara makna, shio Kuda Api melambangkan energi besar, kebebasan, semangat tinggi, serta keberanian untuk melakukan perubahan besar.