Purwokerto, serayunews.com
“Saya tidak sengaja, karena awalnya memang menulis di selembar kain putih. Ternyata cat pylox itu malah tembus,” ujar GGP, saat bertemu dengan sejumlah awak media di kompleks pendapa Sipanji Purwokerto, Rabu (17/11).
Pemuda yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) ini mengaku hanya berusaha memberikan kesan kepada pasangannya yakni Vita dengan memberikan ucapan selamat ulang tahun, dan kedatangannya ke Purwokerto sebenarnya tidak ada maksud untuk mengecet kain di Alun-alun Purwokerto.
“Rencananya memang mau refreshing. Nulis kaya gitu juga karena ikuti trend, sempat memang diusir sama Satpol PP saat menulis itu, dan kami langsung pulang,” kata dia.
Awalnya, dia tidak mengatahui bahwa perbuatannya justru akan viral, dan saat viral dirinya langsung menuju ke Kompleks Si Panji Purwokerto dengan berusaha meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas dan masyarakat Kabupaten Banyumas.
“Saya minta maaf dan mengaku salah telah merusak Alun-alun Purwokerto. Ini (kedatangannya, red) sebagai bentuk pertaanggjawaban dan sebagai kedewasaan, semoga tidak menjadi contoh bagi orang lain,” ujarnya.