
SERAYUNEWS – Fenomena panggilan tanpa suara atau silent call belakangan ini semakin sering dialami masyarakat. Panggilan dari nomor tidak dikenal ini biasanya tidak disertai suara, bahkan kerap terputus dalam hitungan detik.
Meski terlihat sepele, praktik ini merupakan salah satu modus penipuan siber yang patut diwaspadai karena menjadi pintu masuk pencurian data.
Panggilan hening bukan sekadar gangguan teknis atau salah sambung. Praktik ini adalah bagian dari metode rekayasa sosial (social engineering) untuk memetakan calon korban.
Melalui panggilan singkat ini, pelaku berupaya memastikan apakah nomor Anda aktif dan responsif.
Jika Anda mengangkat telepon atau melakukan panggilan balik, nomor Anda akan masuk dalam “daftar emas” target penipuan lanjutan yang lebih berat.
Dampak dari silent call tidak bisa dianggap remeh. Berikut adalah beberapa risiko utama yang mengintai:
Validasi Data Target: Pelaku mengonfirmasi bahwa nomor Anda digunakan oleh manusia asli, bukan bot.
Target Phishing & Scams: Nomor yang terbukti aktif akan dikirimi link phishing via WhatsApp atau SMS (Smishing) yang menyamar sebagai kurir paket atau instansi pemerintah.
Wangiri Scam (Panggilan Balik Berbayar): Jika Anda menelepon balik, Anda mungkin tersambung ke nomor luar negeri atau layanan premium dengan tarif yang sangat mahal per detiknya.
Perekaman Suara: Dalam beberapa kasus, pelaku merekam suara korban saat menjawab “Halo” untuk disalahgunakan dalam teknologi Deepfake Voice guna menipu kerabat korban.
Penggunaan autodialer membuat praktik silent call masif dan sulit dilacak. Teknologi ini memungkinkan komputer menghubungi ribuan nomor secara bersamaan.
Sistem akan memutus panggilan secara otomatis jika tidak ada operator manusia (penipu) yang siap melayani di ujung telepon saat Anda mengangkatnya.
Hal ini menjadi cara efisien bagi sindikat kejahatan untuk menyaring nomor-nomor potensial tanpa membuang waktu.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan langkah-langkah berikut:
Jangan Angkat Nomor Asing: Jika tidak mendesak, biarkan panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Haramkan Panggilan Balik: Jangan pernah menghubungi kembali nomor asing yang hanya melakukan missed call atau silent call.
Gunakan Aplikasi Pelacak Nomor: Pasang aplikasi seperti Getcontact atau Truecaller untuk mengidentifikasi identitas penelepon dan melihat apakah nomor tersebut telah ditandai sebagai “Spam” oleh pengguna lain.
Blokir Permanen: Segera blokir nomor setelah Anda merasa panggilan tersebut mencurigakan.
Jaga Kode OTP: Jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, atau data perbankan kepada siapa pun, meskipun mereka mengaku dari pihak bank.
Edukasi mengenai keamanan digital adalah kunci utama. Dengan memahami cara kerja silent call, Anda dapat melindungi privasi dan aset finansial dari ancaman kejahatan siber yang semakin canggih.