Rabu, 25 Mei 2022

Wisatawan Membludak, Jalur Wisata Purbalingga-Serang Macet

Jalur wisata menuju Lembah Asri Serang di Desa Serang Kecamatan Karangreja, Purbalingga, sempat mengalami kemacetan, Sabtu (15/5/2021) siang. (Joko Santoso)

Jalur wisata Purbalingga-Desa Serang Kecamatan Karangreja sempat mengalami kemacetan, Sabtu (15/5/2021) siang . Kondisi tersebut disebabkan membludaknya jumlah wisatawan yang hendak menuju kawasan wisata di lereng Gunung Slamet. Di lokasi tersebut terdapat sejumlah destinasi diantaranya Lembah Asri Serang, di Desa Serang.


Karangreja, serayunews.com

“Kemacetan salah satunya disebabkan karena ada empat mobil pengunjung yang mogok karena terbakar koplingnya. Pasalnya jalan di kawasan tersebut menanjak. Kondisi tersebut membuat lalu lintas yang padat karena kendaraan roda empat dan roda dua sempat tersendat,” kata Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Any Sugiharto.

Baca juga  Peduli Nelayan di Masa Paceklik, Pertamina Cilacap Salurkan 6 Ton Beras

Kemacetan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB-12.30 WIB. Mengetahui kondisi tersebut petugas dari Polres Purbalingga langsung diturunkan ke lokasi. Petugas dari pos pengamanan wisata mengatur keluar masuk arus kendaraan. Selain itu polisi juga membantu menepikan empat kendaraan yang mogok tersebut.

“Kendaraan yang mogok kami pinggirkan di kantor parkir. Jalan yang macet bisa diurai kembali. Kami juga terus mengingatkan penerapan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung obyek wisata sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Purbalingga,” jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan setelah petugas turun ke lokasi kemacetan, arus lalu lintas kembali berangsur normal. Pihaknya terus memantau situasi lalu lintas, sehingga tidak ada lagi kemacetan.

Baca juga  Puluhan Sapi di Purbalingga, Terindikasi Terjangkit Wabah PMK

“Saat ini sudah normal. Kita juga terus menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu Manager Goa Lawa Purbalingga (Golaga), Bambang Adi ketika dikonfirmasi mengatakan di hari ketiga Lebaran, pengunjung lebih banyak dibandingkan hari kedua. Jika sehari sebelumnya pengunjung berjumlah sekitar 1100 pengunjung, hari ini mencapai sekitar 2000 pengunjung.

“Namun kami tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini