Sabtu, 20 Agustus 2022

Zakat Infak Sedekah ke BAZNAS Cilacap Capai Rp14,8 Miliar Tahun 2021

BAZNAS Cilacap saat gelar rapat evaluasi dihadiri Sekda Cilacap Awaluddin Muuri (BAZNAS Cilacap).

Petumbuhan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang pengelolaannya oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap rata-rata mengalami pertumbuhan yang signifkan setiap tahunnya. Bahkan sejak awal periode tahun 2017 dengan perolehan jumlah Rp900 juta. Tahun 2021 meningkat menjadi Rp14,8 miliar. Sehingga tahun 2022 ini, Baznas Optimis bisa lampaui target Rp15 miliar.


Cilacap, serayunews.com

Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Cilacap M Muchsin memberikan penjelasannya. Ia mengatakan, meski sempat terdampak pandemi Covid-19, pengumpulan ZIS di Cilacap hingga tahun 2021 justru alami peningkatan yang signifikan. Bahkan bisa mencapai 200 persen.

Baca juga  Sedekah Laut Cilacap Mulai Hari Ini, Diawali Ritual Nyekar di Pulau Majeti Nusakambangan

Sehingga atas pencapaiannya tersebut, BAZNAS Cilacap mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai BAZNAS terbaik dalam pengumpulan ZIS-nya. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menerima penghargaan itu pada Maret 2021 lalu.

Kendati demikian, Muchsin meminta kepada semua pihak terutama unit pengumpul zakat (UPZ) tetap mengoptimalkan dan meningkatkan perolehan ZIS agar sesuai target.

“Harapannya semua OPD terus berupaya meningkatkan perolehan ZiS sesuai dengan target perolehan sesuai dengan jumlah ASN di setiap UPZ-nya. Terima kasih kepada yang sudah maksimal dan segera ditingkatkan yang masih kecil perolehannya, baik dari UPZ OPD, Kecamatan, UPT Puskesmas, Korwil Bidik PDK atau SMPN, dan BUMD yang ada di Cilacap,” ujarnya.

Baca juga  Membanggakan, Atlet Asal Cilacap Ini Sabet 4 Mendali Emas di Gelaran ASEAN Para Games

Sementara itu, dalam rapat evaluasi optimalisasi ZIS di Cilacap pada Kamis (21/7) di Gedung Diklat Cilacap hadir beberapa pihak. Mereka yang hadir adalah Sekda Cilacap Awaluddin Muuri berserta Pimpinan BAZNAS Cilacap, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Cilacap. Selain itu hadir pula Kepala Korwil Bidik PDK, UPT Puskesman, Kepala SMPN. Kemudian hadir juga BUMD yang ada di Kabupaten Cilacap, serta beberapa Ketua UPZ masing-masing.

Yakin Maksimal

Pada rapat evaluasi itu diinformasikan capaian perolehan ZIS BAZNAS Cilacap mulai dari periode tahun pertama 2017 memperoleh Rp900 juta. Kemudian tahun 2018 naik menjadi Rp3 miliar, tahun 2019 naik Rp5 miliar. Tahun 2020 menjadi Rp12 miliar dan tahun 2021 naik menjadi Rp14,8 miliar. Perolehan tersebut dominan dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga  Ini Respons Bupati Cilacap Soal Rembesan Pipa BBM di Sungai Jambu Jeruklegi

Pada kesempatan tersebut, Sekda Cilacap Awaluddin Muuri mendorong kepada UPZ dari OPD, Kecamatan, UPT Puskesmas, Korwil Bidik dan SMP Negeri untuk lebih maksimal dalam pengumpulan ZIS-nya. Menurut Sekda, BAZNAS di Cilacap juga turut membantu dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“ZIS insyaallah maksimal, dan sangat membantu upaya Pemerintah Kabupaten Cilacap terutama dalam pengentasan kemiskinan. Kita percaya pengelolaan BAZNAS Kabupaten Cilacap dengan kompoisisi Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cilacap yang sekarang, bisa lebih baik dan lebih maju,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini