Senin, 21 Juni 2021

Zona Merah Covid-19, Delapan Kabupaten Diawasi Ketat oleh Pemprov Jateng

Ilustrasi covid-19 by @s.salvador at freepik.com

Hingga saat ini kasus Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Tengah masih belum dapat terkendali. Sejumlah kabupaten diawasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.


Purwokerto, serayunews.com

“Covid di Jawa Tengah, ada delapan kabupaten yang menjadi perhatian kita, Tegal dan Brebes zonanya merah di wilayah Jawa Tengah bagian barat,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sesuai berkunjung ke Pasar Wage Purwokerto, Kamis (10/6).

Selain dua kabupaten itu, ada enam kabupaten yang berkategori zona merah Covid-19. Enam kabupaten itu adalah Kudus, Pati, Grobogan, Demak, Jepara, Sragen.

Ganjar menambahkan, dirinya telah melakukan koordinasi dengan bupati dan wali kota di delapan kabupaten yang menjadi perhatiannya, agar mempersiapkan segala hal jika suatu saat penderita Covid-19 terus merangkak naik.

“Kita minta mereka untuk menghitung persiapan tambahan tempat tidur, persiapan tempat isolasi yang terpusat, sehingga kita harapkan rencana kontigensinya bisa dilakukan dengan baik dari sekarang, jadi jika naik terus kita sudah siap,” kata dia.

Selain menyiapkan tempat karantina, Ganjar juga meminta agar pimpinan daerah tidak mengizinkan terlebih dahulu event-event yang menghadirkan orang dalam jumlah banyak. Kemudian agar mereka terus melakukan operasi justisia di jalanan.

“Sosialisasi juga tidak boleh berhenti. Kita harus menjaga ini bersama-sama, karena trendnya making tinggi tiap hari, Kudus memang menjadi kabupaten tertinggi,” ujarnya.

Terkait Kudus, dirinya juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan. Bahkan pihaknya telah mendikiran kantor tim pendamping di Kudus bersama berbagai pihak dari TNI-Polri hingga lembaga lainnya.

“Bantuan tenaga kesehatan juga sudah kita kirimkan, nakes perawat maupun dokter kita kirimkan beruntun. Karena nakesnya kemarin juga ada yang terpapar, perawatnya memang kurang, mangkanya kita kerjasama dengan perguruan tinggi. Sudah terpenuhi, karena kita kirimkan juga dari daerah lain di Jawa Tengah, IDI, persatuan perawat, TNI-Polri, juga membantu semua,” kata dia.

Baca juga Ganjar Datang, Tiap Pedagang Pasar Wage Purwokerto Korban Kebakaran Mendapatkan Rp 15 Juta

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini