
SERAYUNEWS- Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan mewisuda 1.521 lulusan pada Wisuda Periode ke-161 yang digelar selama dua hari, 17–18 Juni 2026, di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman.
Dari total lulusan yang diwisuda, sebanyak 1.073 orang berhasil meraih predikat cumlaude. Capaian tersebut sekaligus menambah jumlah alumni Unsoed menjadi 130.012 orang yang tersebar di berbagai sektor profesi di Indonesia maupun mancanegara.
Prosesi wisuda berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat bertajuk Wisuda Doktor ke-32, Pascasarjana ke-93, Profesi ke-76, Sarjana ke-161, dan Diploma Tiga ke-140 Universitas Jenderal Soedirman.
Para wisudawan berasal dari 12 fakultas dengan rincian sebagai berikut:
· Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 350 lulusan
· Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan: 286 lulusan
· Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: 151 lulusan
· Fakultas Pertanian: 137 lulusan
· Fakultas Ilmu Budaya: 111 lulusan
· Fakultas Hukum: 100 lulusan
· Fakultas Teknik: 96 lulusan
· Fakultas Peternakan: 88 lulusan
· Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: 82 lulusan
· Fakultas Kedokteran: 64 lulusan
· Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan: 32 lulusan
· Fakultas Biologi: 24 lulusan
Jumlah lulusan yang besar serta tingginya angka peraih predikat cumlaude menunjukkan kualitas akademik dan daya saing lulusan Unsoed yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dalam sambutannya, Rektor Unsoed, Prof. Akhmad Sodiq menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari perjuangan panjang yang penuh tantangan.
Menurutnya, setiap wisudawan telah membuktikan kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan menyelesaikan perjalanan akademik yang dimulai beberapa tahun lalu.
“Hari ini menjadi bukti bahwa para lulusan mampu menuntaskan apa yang telah mereka mulai. Berbagai tantangan yang dihadapi selama masa studi berhasil dilalui dan diubah menjadi sebuah pencapaian yang membanggakan,” ujarnya.
Rektor juga menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial yang terus berubah.
Sebagai bekal memasuki dunia profesional, Rektor menyampaikan tiga pesan utama kepada para lulusan.
Pertama, memiliki semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Kedua, mampu beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dengan cepat di berbagai bidang kehidupan. Ketiga, tetap menjaga kerendahan hati meski telah meraih berbagai prestasi akademik maupun profesional.
Ketiga nilai tersebut dinilai menjadi modal penting bagi lulusan untuk menghadapi masa depan yang semakin kompleks dan kompetitif.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam wisuda kali ini datang dari Mariama Abdulai, lulusan Program Doktor Peternakan asal Ghana yang juga penerima Jenderal Soedirman Scholarship (JSS).
Mewakili wisudawan pada hari pertama, Mariama mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk menempuh pendidikan doktoral di Unsoed.
Menurutnya, pengalaman menjadi mahasiswa internasional di Indonesia telah memberikan banyak pelajaran berharga, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri.
“Sebagai mahasiswa internasional, kehidupan saya di Indonesia, khususnya di Purwokerto, memberikan dampak yang sangat besar. Pengalaman ini membantu saya melihat dunia dari perspektif yang berbeda dan membentuk pertumbuhan pribadi saya,” ungkapnya.
Mariama mengaku terkesan dengan keindahan alam Banyumas, kekayaan budaya lokal, serta keramahan masyarakat Purwokerto yang membuatnya merasa nyaman selama menjalani studi.
Berbagai pengalaman menikmati panorama alam dan kehidupan masyarakat setempat menjadi kenangan yang memperkaya perjalanan akademiknya selama berada di Indonesia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikannya hingga berhasil menyelesaikan studi doktoral.
Pada hari kedua wisuda, Yulfa Hasna Qanita dari Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan tampil sebagai wakil wisudawan.
Dalam sambutannya, Yulfa menyampaikan rasa terima kasih kepada universitas, fakultas, serta para dosen yang telah mendampingi mahasiswa selama proses pembelajaran.
Ia menilai para dosen tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai integritas, kedisiplinan, kerja keras, dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal penting setelah lulus dari bangku kuliah.
“Para dosen telah membimbing dan mengarahkan kami dengan penuh dedikasi. Kami tidak hanya memperoleh ilmu akademik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi pedoman dalam menghadapi masa depan,” kata Yulfa.
Wisuda Periode ke-161 menjadi momentum penting bagi seluruh lulusan Unsoed untuk memasuki babak baru kehidupan sebagai insan akademis yang siap berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman, dan karakter yang telah dibentuk selama masa perkuliahan, para alumni diharapkan mampu menjadi agen perubahan di berbagai bidang profesi sekaligus menjaga nama baik almamater di tingkat nasional maupun internasional.