
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi kegiatan pertama yang diikuti siswa baru sebelum memulai proses belajar mengajar.
Selama beberapa hari, peserta akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, guru, kegiatan ekstrakurikuler, hingga budaya yang berlaku di sekolah.
Pada akhir kegiatan, panitia biasanya meminta peserta mengisi lembar evaluasi yang berisi kesan, pesan, kritik, maupun saran.
Tujuan evaluasi tersebut bukan untuk mencari kesalahan panitia, melainkan sebagai bahan perbaikan agar pelaksanaan MPLS di tahun berikutnya semakin baik dan nyaman bagi siswa baru. Praktik ini umum dilakukan sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan kegiatan.
Saat menyampaikan kritik kepada kakak OSIS atau panitia MPLS, sebaiknya gunakan kalimat yang sopan, jelas, dan membangun.
Hindari penggunaan kata-kata yang menyinggung atau menyalahkan secara berlebihan. Kritik yang disampaikan dengan baik akan lebih mudah diterima dan menjadi masukan yang bermanfaat.
Sebelum menuliskan kritik, pikirkan terlebih dahulu pengalaman yang benar-benar dirasakan selama mengikuti MPLS. Fokuslah pada hal-hal yang dapat diperbaiki, bukan menyerang pribadi panitia.
Kalimat kritik juga sebaiknya disertai alasan yang jelas atau usulan solusi. Dengan begitu, kakak OSIS dapat memahami bagian mana yang perlu ditingkatkan pada kegiatan berikutnya.
Selain itu, jangan lupa mengapresiasi usaha panitia. Meskipun masih terdapat kekurangan, mereka umumnya telah meluangkan waktu untuk mempersiapkan kegiatan bagi siswa baru.
Berikut beberapa contoh kritik yang dapat dijadikan inspirasi. Kamu bisa menyesuaikannya dengan pengalaman selama mengikuti MPLS di sekolah masing-masing.
1. Menurut saya, jadwal kegiatan cukup padat sehingga peserta mudah merasa lelah. Akan lebih baik jika waktu istirahat ditambah agar peserta tetap fokus mengikuti setiap materi.
2. Penyampaian beberapa materi berlangsung cukup lama sehingga konsentrasi peserta mulai berkurang. Ke depannya, materi bisa diselingi permainan edukatif atau aktivitas kelompok agar suasana lebih hidup.
3. Masih ada beberapa informasi yang kurang terdengar jelas saat kegiatan berlangsung. Penggunaan pengeras suara yang lebih optimal akan membantu seluruh peserta memahami materi.
4. Sebagian peserta masih merasa bingung mengenai alur kegiatan karena perubahan jadwal yang mendadak. Sebaiknya setiap perubahan diumumkan lebih awal agar semua peserta dapat menyesuaikan diri.
5. Kakak-kakak OSIS sudah menjalankan tugas dengan baik, namun akan lebih menyenangkan jika lebih sering tersenyum dan menyapa peserta sehingga suasana menjadi lebih akrab.
6. Saat memberikan arahan, beberapa panitia berbicara dengan nada yang cukup keras. Penyampaian informasi dengan suara yang tegas namun tetap ramah akan membuat peserta merasa lebih nyaman.
7. Permainan kelompok selama MPLS cukup menarik, tetapi jumlahnya masih sedikit. Akan lebih seru jika ditambahkan lebih banyak kegiatan yang dapat meningkatkan kerja sama antarsiswa.
8. Waktu untuk sesi tanya jawab terasa terbatas sehingga masih ada peserta yang belum sempat bertanya. Ke depannya, sesi diskusi dapat diberikan waktu lebih panjang.
9. Informasi mengenai ekstrakurikuler sudah cukup lengkap, tetapi akan lebih menarik jika setiap organisasi menampilkan demonstrasi atau penampilan singkat sehingga siswa baru lebih mudah mengenalnya.
10. Secara keseluruhan kegiatan MPLS berjalan baik dan bermanfaat. Namun, evaluasi dari peserta sebaiknya benar-benar diperhatikan agar kegiatan tahun berikutnya semakin berkualitas dan sesuai kebutuhan siswa baru.
Demikian informasi tentang contoh kritik untuk kakak OSIS atau panitia MPLS.***