Jumat, 21 Januari 2022

110 Rumah Tidak Layak Huni di Banjarnegara Akan Direhab Baznas dan Korpri

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Banjarnegara kembali berkolaborasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kali ini Baznas bersama Korpri menyalurkan bantuan untuk rehab 110 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga miskin di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Rabu (29/12/2021).


Banjarnegara, Serayunews.com

Ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, bantuan RTLH tersebut akan diberikan kepada warga yang berada di desa yang masuk kategori tertinggal dan desa yang ada dalam data kemiskinan ekstrem.

“Masing-masing penerima bantuan mendapatkan Rp15 juta untuk rehab RTLH. Jadi totalnya Rp1.650.000.000 untuk 110 unit rumah,” katanya.

Baca juga  Menyedihkan, Hilang Dua Hari Nenek Warga Kesugihan, Cilacap Ditemukan Terapung di Bendung Gerak Serayu

Selain rehab RTLH, pada kegiatan ini juga dilaksanakan pentasharufan dana zakat untuk konsumtif bagi 2.600 orang mustahik atau penerima manfaat dengan rincian per orang mendapatkan Rp 500.000.

“Hari ini kami juga mentasharufkan dana zakat senilai Rp1.300.000.000 untuk fakir miskin, anak sekolah, dan tenaga harian lepas (THL),” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Sutedjo memberikan apresiasi kepada Korpri yang telah mendorong para ASN untuk berzakat 2,5 persen dari penghasilan.

“Dana zakat ini sebagian besar berasal dari para ASN. Mereka mempercayakan kepada Baznas untuk dikelola dan ditasharufkan kepada yang berhak menerima,” katanya.

Baca juga  Banyumas Punya Kapolresta yang Baru

Sekretaris Korpri Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Banjarnegara karena dari hasil zakat anggota Korpri yang dikumpulkan dan dikelola, kemudian secara nyata Baznas telah menyalurkan dan membantu masyarakat di Kabupaten Banjarnegara melalui program-program pengentasan kemiskinan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap sinergitas dan kolaborasi Baznas dan Korpri ini tetap berjalan baik dan berkesinambungan untuk ikut berperan serta membantu pemerintah mengatasi masalah kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara,” katanya.

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupataen Banjarnegara masuk sebagai salah satu kabupaten miskin ekstrem di Provinsi Jawa Tengah. Sehingga semua sektor dan semua stakeholder harus bersatu padu bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini melalui program dan kegiatan untuk mengurangi angka kemiskinan ekstrem yang ada tersebut.

Baca juga  Maling Koplak di Cilacap, Curi Tabung Gas Tapi Motor Ditinggal, Begini Ceritanya

Dia menilai sinergitas antara Baznas dan Korpri ini menjadi salah satu wujud nyata gotong royong dalam membantu mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara.

“Terima kasih kepada Baznas dan Korpri atas kolaborasinya memberikan bantuan nyata kepada masyarakat Banjarnegara yang membutuhkan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini