SERAYUNEWS – Kumpulan quotes Fiersa Besari tentang alam dan gunung yang bisa menjadi pelajaran penting. Bagi para pecinta alam, tentunya ingin memberikan pengalaman berharga saat mendaki gunung, menikmati alam pantai dan lainnya.
Saat membagikan momen menyatu dengan alam itu, tentunya juga dilengkapi dengan caption yang menarik.
Kamu bisa membagikan potret dan caption yang berkesan. Kata-kata yang menginspirasi sekaligus bahan untuk refleksi.
Berikut ini kumpulan kata-kata tentang alam dari Fiersa Besari yang bisa jadi ide caption. Kata-kata yang bermakna dan jadi inspirasi hidup.
Quotes Tentang Alam
Kenapa aku tidak mau meninggalkanmu: Kau menemani perjalanan, suka duka, dan jatuh bangun, di saat orang lain hanya tahu indahnya puncak.
Ada yang senang kopinya tersaji di kafe, bertemankan laptop. Ada yang senang kopinya tersaji di kantor, bertemankan rutinitas. Ada yang senang kopinya tersaji di kedai, bertemankan perbincangan seputar politik. Aku senang kopiku tersaji di gunung, bertemankan mentari pagi. Kamu?
Hal yang paling menyebalkan dari petualangan adalah: sekali kau terkena racunnya, kau akan kecanduan seumur hidup.
Perasaan laksana hujan, tak pernah datang dengan maksud yang jahat. Keadaan dan waktulah yang membuat kita membenci kedatangannya.
Layaknya gunung, hidup akan senantiasa membuat kita kotor. Jangan lupa membersihkan diri. Bukan hanya raga, tapi juga hati. Maaf untuk segala buruk yang pernah saya perbuat, dan segala baik yang belum saya lakukan.
Sesekali, kita butuh waktu menyendiri, jauh dari segala basa-basi. Sesaat, kita mesti tersesat, untuk menemukan sesungguh-sungguhnya sahabat.
Hujan akan selalu menepati janji untuk kembali memeluk bumi, meski harus melewati kemarau panjang terlebih dahulu. Tidak sepertimu yang tertahan di awan. Lantas menguap, lenyap, tanpa pernah kembali memelukku.
Ternyata, makin tinggi kaki kita berpijak, makin kita menyadari betapa kecilnya diri kita. Gunung tercipta bukan agar kita bisa menaklukkan puncaknya. Gunung tercipta agar kita mampu menaklukkan ego kita sendiri.
Tujuan sebenar-benarnya bukanlah naik ke puncak, melainkan turun dari puncak dengan selamat tanpa meninggalkan keburukan. Hidup pun begitu.
Destinasi terbaik yang dimiliki negeri ini adalah pelukanmu. Dan dengan piciknya, aku ingin menjadikanmu rumahku.
Kata-kata Alam dan Pelajaran Berharga
Seorang kawan pernah berkata, “Gunung tidak membuat kita melupakan masalah. Gunung hanya membuat kita merasa bahwa segala masalah tidak lagi berarti.”
Yang diajak naik gunung belum tentu cocok diajak naik pelaminan. Karena yang bisa membawa ke jalur yang tepat belum tentu bisa menuntun hidup ke jalan yang benar.
Kubilang pada gunung, “Kamu cantik.” Gunung pun membalas, “Makasih yang lebih cantik.
Melihat keramaian dunia maya kian lama seperti pasar. Semua saling berkoar tanpa mau mendengar; berpendapat tanpa mau didebat. Saatnya uninstall segala masalah, dan install segala pasrah. Pada akhirnya, bagiku, hutan ganas lebih baik dibanding warganet panas.
Ada yang lebih dirindukan daripada puncak, yaitu canda tawa ketika berada di tenda. Karena gunung bukan cuma soal energi, tapi juga sinergi; bukan cuma soal pencapaian, tapi juga persahabatan.
Kota mengajarkan manusia cara memakai topeng. Gunung mengajarkan manusia cara membuka topeng.
Manusia dan hutan sudah akrab sejak awal zaman. Kita saja yang lupa dan memilih untuk menetap di kamar yang nyaman. Kita lupa bahwa maut tidak pernah memberi pilihan. Di kamar mandi, gunung, atau lautan, ia akan tetap melakukan penjemputan.
Mendaki gunung bukan hak eksklusif orang-orang berfisik kuat; dia merupakan hak setiap manusia yang hendak mengingat kembali hakikat kehidupan.
Kita takkan berlama-lama di puncak, jadi tidak perlu bercepat-cepat di jalur. Santai saja. Pelan-pelan tapi terus berjalan, akan lebih baik dibandingkan terburu-buru tapi banyak berhenti.
Pada satu titik, sang petualang akan mencari jalan pulang untuk menjadi bagian dari cerita panjang dengan seseorang yang ia sayang.