
CILACAP, SERAYUNEWS – Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Cilacap menggelar program kesehatan masyarakat bertajuk Spesialis Menyapa dengan menghadirkan layanan skrining, pemeriksaan, dan pengobatan gratis bagi warga di Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang digelar di Puskesmas Pembantu Jalan Ketapang itu merupakan kolaborasi antara RSI Fatimah Cilacap, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), Puskesmas Cilacap Utara I, Islamic Medical Services Jakarta, dan PT Indo Vest Global Pratama. Program tersebut menyasar 250 warga dari RW 07, RW 10, dan RW 11, terutama lansia serta anak-anak yang berisiko mengalami stunting dan wasting.
Kepala Bagian Umum dan Kemitraan RSI Fatimah Cilacap, Suparmo, SE, MM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program tahunan rumah sakit sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.
“Program ini memang menjadi target kami, rumah sakit. Tiap tahun memang kami ada program untuk masyarakat ini dan alhamdulillah tahun ini bisa berada di ring terdekat kita untuk masyarakat di Kelurahan Kebonmanis, khususnya di RW 7, RW 10, dan RW 11 dengan sasaran 250 peserta,” ujarnya.

Ia mengaku antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang datang memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan sejak pagi hari.
“Respons masyarakat luar biasa karena kami menghadirkan empat dokter spesialis, yaitu spesialis jantung, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, dan spesialis saraf. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari pemberdayaan hidup sehat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan. Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, pemeriksaan gigi, hingga pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker serviks.
Setelah melalui proses skrining, peserta kemudian diperiksa oleh dokter umum. Apabila ditemukan indikasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien langsung dirujuk untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis sesuai keluhan yang dialami.
“Pemeriksaannya diawali dengan skrining dari puskesmas, kemudian ada dokter umum. Jika memang ada indikasi yang harus ditangani dokter spesialis, langsung kami arahkan. Bahkan kalau satu pasien membutuhkan dua dokter spesialis, tetap kami layani,” jelasnya.

Selain menghadirkan empat dokter spesialis, kegiatan itu juga melibatkan dua dokter umum, satu dokter gigi, sepuluh tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat, apoteker, dan ahli gizi, serta sebelas tenaga pendukung lainnya.
Program tersebut juga bertujuan meningkatkan promosi kesehatan bagi lansia, mendukung pencegahan stunting dan wasting, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang dan deteksi dini penyakit tidak menular.
Seluruh layanan kesehatan yang diberikan pada kegiatan tersebut dipastikan gratis tanpa dipungut biaya. Bahkan panitia juga menyiapkan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi peserta.
Salah seorang peserta, Karsim, mengaku senang bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma. Ia mengatakan seluruh peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari konsultasi dokter hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.
“Hasil pemeriksaan saya, asam urat agak tinggi, sedangkan gula darah dan kolesterol normal. Dokter juga menyarankan agar saya mengatur pola makan, istirahat yang cukup, dan jangan tidur terlalu malam,” ujarnya.
Karsim berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala karena dinilai sangat membantu masyarakat.
“Tanggapannya sangat positif. Warga merasa diperhatikan. Kalau bisa jangan hanya setahun sekali, syukur-syukur bisa lebih sering,” katanya.
Melalui program Spesialis Menyapa, RSI Fatimah Cilacap berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pelayanan kesehatan spesialis secara mudah.
Bagi warga yang membutuhkan penanganan lanjutan, rumah sakit juga membuka kesempatan untuk melanjutkan pemeriksaan di RSI Fatimah Cilacap sesuai kebutuhan medis masing-masing.