
SERAYUNEWS – Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan periode yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Pada waktu inilah umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Banyak keutamaan yang dijanjikan bagi mereka yang memanfaatkan momentum ini dengan amal saleh, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, serta bersedekah.
Di tengah berbagai aktivitas Ramadhan, kultum atau kuliah tujuh menit sering menjadi sarana untuk mengingatkan umat tentang pentingnya memaksimalkan ibadah.
Kultum biasanya disampaikan setelah shalat tarawih, menjelang berbuka puasa, atau setelah shalat subuh.
Tema mengenai keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadhan termasuk salah satu materi yang sering dibahas karena memiliki makna yang sangat dalam.
Berikut ini tiga contoh kultum singkat tentang keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan yang bisa dijadikan referensi.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Jamaah yang dirahmati Allah, salah satu keistimewaan terbesar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah adanya malam Lailatul Qadar.
Malam ini disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, amal ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.
Karena itu, Rasulullah SAW memberikan contoh kepada umatnya untuk meningkatkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Beliau memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdoa dengan penuh kesungguhan.
Lailatul Qadar juga menjadi kesempatan besar bagi setiap Muslim untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
Oleh sebab itu, jangan sampai kita melewatkan malam-malam terakhir Ramadhan tanpa memperbanyak ibadah.
Mari kita manfaatkan waktu yang tersisa di bulan Ramadhan ini dengan memperbanyak amal saleh.
Semoga Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Jamaah sekalian yang dimuliakan Allah, sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan momen yang sangat berharga bagi umat Islam.
Pada masa inilah Rasulullah SAW meningkatkan ibadahnya lebih dari hari-hari sebelumnya.
Beliau tidak hanya memperbanyak shalat malam, tetapi juga membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah.
Hal ini menunjukkan bahwa waktu tersebut adalah kesempatan besar untuk meraih pahala yang berlipat ganda.
Kita sebagai umatnya tentu perlu meneladani semangat tersebut. Walaupun Ramadhan hampir berakhir, justru di sinilah kita harus lebih giat beribadah.
Jangan sampai semangat kita justru menurun di penghujung bulan yang penuh berkah ini.
Perbanyaklah membaca Al-Qur’an, berdzikir, bersedekah, serta memohon ampun kepada Allah SWT.
Semoga amal ibadah kita diterima dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik setelah Ramadhan berakhir.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Jamaah yang dirahmati Allah, sepuluh hari terakhir Ramadhan juga merupakan waktu yang sangat baik untuk memperbanyak taubat dan doa.
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tentu tidak luput dari kesalahan dan dosa.
Ramadhan memberikan kesempatan bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri dan kembali kepada Allah SWT.
Pada malam-malam terakhir ini, pintu ampunan terbuka luas bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh memohon ampun.
Selain itu, doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan juga memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Karena itu, gunakan waktu setelah shalat, saat sahur, atau ketika bangun malam untuk berdoa kepada Allah.
Mari kita jadikan sepuluh hari terakhir Ramadhan sebagai momentum untuk membersihkan hati, memperbaiki niat, dan meningkatkan keimanan.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan di tahun-tahun berikutnya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dengan memanfaatkan waktu yang tersisa di bulan Ramadhan, diharapkan setiap Muslim dapat memperoleh keberkahan, ampunan, serta pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.***