
SERAYUNEWS – Sebanyak 41 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyumas dipastikan siap mengikuti soft launching nasional pada 16 Mei 2026 mendatang.
Kepastian tersebut terungkap dalam paparan persiapan launching yang digelar di KDKMP Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kodim 0701 Banyumas, Kodim 0705 Magelang, dan Kodim 0708 Purworejo.
Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, meninjau langsung lokasi tersebut didampingi para Komandan Kodim dari tiga wilayah terkait.
Dalam arahannya, Jenderal Tandyo meminta seluruh jajaran untuk melakukan pemetaan ulang lokasi gerai. Ia menekankan agar titik-titik koperasi berada di pusat aktivitas masyarakat yang tinggi guna menjamin efektivitas program.
“Tolong dipetakan lagi kira-kira titik mana yang masyarakat cukup banyak,” kata dia.
Selain lokasi, ia juga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur penunjang, terutama jaringan internet dan kesiapan stok barang sebelum operasional resmi dimulai.
“Besok ada rencana untuk uji coba akses internet. Tolong dimanfaatkan dengan baik. Yakinkan akses internetnya berjalan baik,” katanya.
Berdasarkan paparan kesiapan, wilayah Banyumas menunjukkan progres yang signifikan. Hingga saat ini, tercatat ada 85 titik yang pembangunannya telah rampung 100 persen. Selain itu, terdapat 23 titik lainnya yang pengerjaannya sudah mencapai 91 hingga 99 persen dan segera siap beroperasi.
Kabid Koperasi DKUKMP Banyumas, Alfian Hari Antono, menjelaskan bahwa Desa Kaliori dipilih sebagai lokasi peninjauan karena merupakan titik sejarah awal program ini di Banyumas.
“Titik groundbreaking pertama di KDMP Kaliori Kalibagor Banyumas. Semuanya sudah lengkap,” kata Alfian
Alfian merinci, dari 41 titik yang siap untuk launching nasional, beberapa di antaranya bahkan sudah mulai menghasilkan pemasukan.
“Yang sudah berjalan sudah 52 tapi (ada yang) tidak pakai gerai. Ada sejumlah titik bahkan sudah berfungsi sebagai penyalur SPPG meski belum memiliki gedung permanen,” ujarnya.
Saat ini, KDKMP telah tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas. Dari total 27 kecamatan, sebagian besar telah memiliki lokasi operasional. Target jangka panjangnya, program ini akan menyasar 331 titik, yang mencakup 301 desa dan 30 kelurahan.
Alfian berharap KDKMP tidak hanya menjadi toko ritel barang pabrikan, tetapi juga menjadi wadah etalase bagi produk UMKM lokal di setiap desa.
Di sisi lain, Kodim 0701 Banyumas menargetkan sebanyak 181 titik KDKMP dapat beroperasi penuh pada 31 Juli 2026. Meski demikian, tantangan penyediaan lahan masih membayangi di beberapa titik.
“Ada beberapa desa yang tidak punya lahan dan belum ada solusi. Seperti Desa Pejonggolan, sama di kelurahan sulit mencari lahan seribu meter. Yang penting yang sudah ada dibangun dulu,” kata dia.