
PURBALINGGA, SERAYUNEWS – Sebanyak 408 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi diterima Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 40 hari. Penerimaan mahasiswa KKN berlangsung di Ruang Ardilawet, Gedung B Setda Purbalingga, Kamis (16/7/2026).
Mahasiswa akan melaksanakan KKN di dua kecamatan, yakni Kecamatan Padamara dan Kecamatan Bukateja. Mereka akan ditempatkan di 14 desa, dengan jumlah sekitar 14–15 mahasiswa di setiap desa.
Mewakili Bupati Purbalingga, Asisten Administrasi Umum Sekda Purbalingga Siswanto S.Pt, M.Si mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan KKN sebagai kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, waktu pelaksanaan KKN yang hanya berlangsung selama 40 hari harus dimanfaatkan secara optimal dengan persiapan yang matang agar mampu menghasilkan program yang berdampak dan berkelanjutan.
“KKN yang berdampak diharapkan benar-benar memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Jangan sampai teman-teman mahasiswa pulang tanpa meninggalkan sesuatu yang bermanfaat. Kalau bisa bukan hanya kegiatan sesaat, tetapi dalam bentuk sistem yang dapat diteruskan oleh masyarakat maupun perangkat desa setelah mahasiswa selesai KKN,” ujarnya.
Siswanto berharap setiap kelompok KKN memiliki target yang jelas, realistis, dan terukur sehingga meninggalkan fondasi yang dapat dikembangkan di kemudian hari. Ia juga mengingatkan agar program KKN tidak berjalan sendiri, tetapi mampu menjadi bagian dari keberlanjutan program-program KKN pada tahun-tahun berikutnya.
“Harapan saya, mahasiswa mampu melakukan sesuatu yang terukur dan membuat target yang bisa dicapai sehingga ada fondasi yang ditinggalkan. Program yang baik harus memiliki keberlanjutan,” katanya.
Siswanto menilai tema KKN tahun ini, “UIN Memberdaya: Menguatkan Umat, Menghijaukan Desa, Menggerakkan Ekonomi Rakyat”, sangat selaras dengan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Purbalingga. Salah satu contoh yang dapat diwujudkan, menurutnya, adalah program penghijauan desa melalui penanaman tanaman yang bernilai manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.
Kepala Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Saizu Purwokerto, Dr. Turhamun, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang telah menerima mahasiswa UIN Saizu untuk melaksanakan KKN di wilayahnya.
Ia mengingatkan para mahasiswa agar memanfaatkan waktu pengabdian yang relatif singkat dengan membangun komunikasi dan koordinasi yang baik bersama dosen pembimbing lapangan (DPL), pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan di lokasi KKN.
“Mahasiswa harus aktif berkomunikasi dengan DPL dan perangkat desa setempat. Setiap program yang akan dilaksanakan harus dikoordinasikan dan disesuaikan dengan aturan serta karakteristik lokal masing-masing desa. Wujudkan cita-cita tema KKN tahun ini melalui karya nyata di tengah masyarakat,” pesannya.