
SERAYUNEWS-Universitas Sains Alquran (Unsiq) Wonosobo kembali meluluskan ratusan mahasiswa, termasuk 6 lulusan yang telah hafidz 30 juz bersama dengan 867 lulusan dalam Wisuda ke-50 yang digelar di Auditorium Poedjoharjo Kampus II, Andongsili, Mojotengah, Kamis (12/2/2026).
Wisuda kali ini tidak hanya menjadi penanda selesainya masa studi, tetapi juga awal pengabdian para lulusan di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai Alquran ke dunia kerja.
Rektor Unsiq Jawa Tengah, Dr. H. Z. Sukawi, MA, berpesan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri atas capaian akademik yang diraih. Ia mendorong alumni untuk terus berbuat kebaikan serta mengembangkan beragam keterampilan di era yang serba dinamis.
“Jangan berhenti pada satu capaian. Teruslah berusaha dan berbuat baik untuk diri sendiri, orang tua, dan masyarakat. Saat ini dibutuhkan pribadi yang multitalenta dan mampu mengerjakan banyak hal,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan pentingnya menyeimbangkan orientasi dunia dan akhirat dalam setiap pekerjaan. Menurutnya, ilmu yang diperoleh harus dijalankan dengan semangat, keikhlasan, dan niat ibadah.
Dari total 867 wisudawan, delapan mahasiswa meraih predikat lulusan terbaik akademik. Selain itu, enam lulusan lainnya dinobatkan sebagai terbaik tahfidz setelah menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran.
Para lulusan berasal dari berbagai jenjang dan fakultas, yakni Program Pascasarjana (72 orang), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (89), Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik (174), Fakultas Syariah dan Hukum (135), Fakultas Ilmu Kesehatan (47), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (281), Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (79), serta Fakultas Bahasa dan Sastra (2).
Sementara itu, Ketua Yayasan Ilmu-Ilmu Alquran (YPIIQ) Jawa Tengah, H. Heru Irianto, SE, MSi, menyampaikan bahwa wisuda ke-50 digelar di Auditorium Poedjoharjo yang masih dalam tahap penyempurnaan pembangunan.
Gedung dengan nilai investasi lebih dari Rp30 miliar tersebut mampu menampung hingga 4.000 orang. Ke depan, auditorium ini direncanakan tidak hanya untuk kegiatan kampus, tetapi juga untuk berbagai agenda besar tingkat regional maupun nasional. “Fasilitas ini diharapkan bisa dimanfaatkan secara luas, termasuk oleh masyarakat umum,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Unsiq juga mengumumkan rencana pembukaan empat program studi baru, yakni S2 Hukum, S2 Ekonomi, S1 Kedokteran Umum, dan S1 Digital Marketing.
Tiga program disebut telah lolos proses di Kementerian, sementara program Kedokteran Umum masih dalam tahap pengajuan. Pihak kampus menargetkan seluruh program tersebut mulai menerima mahasiswa baru pada 2027.
Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. KH Nizar, MAg, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan akademik, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
Ia menilai tantangan era disrupsi dan perkembangan global membutuhkan sosok cendekiawan muslim yang tidak hanya unggul dalam bidang ilmu dan teknologi, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai solusi atas berbagai persoalan.
“Gelar sarjana adalah amanah. Jaga integritas, terus belajar, dan jadikan nilai Alquran sebagai cahaya dalam setiap langkah pengabdian,” katanya.
Dengan kelulusan 867 mahasiswa pada periode ini, Unsiq Wonosobo menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.