
SERAYUNEWS –Peluang Arsenal FC untuk meraih gelar juara Premier League musim 2025/2026 kian terbuka.
The Gunners kini kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 67 poin dari 30 pertandingan. Sementara pesaing terdekat mereka, Manchester City, masih tertahan di angka 60 poin meski baru memainkan 29 laga.
Situasi ini membuat Arsenal berada di posisi sangat menguntungkan dalam persaingan gelar juara.
Harapan Manchester City untuk terus menekan Arsenal justru mendapat pukulan saat menjamu Nottingham Forest di kandang sendiri, Kamis (5/3/2026) WIB.
Dalam pertandingan tersebut, City hanya mampu bermain imbang 2-2.
Dua gol Manchester City dicetak oleh Antoine Semenyo pada menit ke-31 dan Rodri pada menit ke-62.
Sementara Nottingham Forest membalas melalui Morgan Gibbs-White pada menit ke-56 dan Elliot Anderson pada menit ke-76.
Hasil ini membuat jarak poin antara Manchester City dan Arsenal tetap cukup lebar di papan atas klasemen.
Manchester City memang masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit dibanding Arsenal.
Skuad asuhan Pep Guardiola dijadwalkan melakoni laga ke-30 dengan bertandang ke markas West Ham United pada Minggu (15/3/2026).
Jika mampu memenangi laga tersebut, City akan mengoleksi 63 poin. Namun, jumlah itu tetap membuat mereka tertinggal empat poin dari Arsenal.
Apabila Manchester City kembali terpeleset, peluang Arsenal untuk mengunci gelar juara musim ini akan semakin terbuka lebar.
Arsenal sendiri sudah sangat lama menanti gelar juara Liga Inggris. Terakhir kali klub London Utara tersebut menjadi kampiun terjadi pada musim 2003/2004, saat masih dilatih oleh Arsène Wenger.
Kini, di bawah komando Mikel Arteta, Arsenal memiliki peluang besar untuk mengakhiri penantian panjang tersebut.
Jika mampu menjaga performa hingga akhir musim, Arteta berpotensi mengantar Arsenal meraih gelar liga pertama mereka dalam lebih dari dua dekade.
Meski peluang semakin besar, jalan Arsenal menuju gelar juara belum sepenuhnya mulus.
The Gunners masih harus menghadapi Everton FC pada pekan ke-31, kemudian AFC Bournemouth, Manchester City, Newcastle United—yang baru saja mengalahkan Manchester United meski bermain dengan 10 pemain—hingga Crystal Palace FC pada laga terakhir musim ini.
Karena itu, konsistensi permainan dan mental juara akan menjadi kunci utama bagi Arsenal. Mereka tentu tidak ingin kembali terjebak dalam kegagalan serupa yang kerap terjadi di musim-musim sebelumnya.