Rabu, 25 Mei 2022

Acungkan Parang, Perampok Rumah Warga di Kembaran Berhasil Diringkus Polres Banyumas

Acungkan Parang, Perampok Rumah Warga di Kembaran Berhasil Diringkus Polres Banyumas. (Shandy)

Hanya dalam hitungan jam setelah laporan polisi, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banyumas berhasil mengamakan seorang pemuda berinisial DG (31), warga Kecamatan Baturraden yang mencoba merampok di Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, berhasil diringkus polisi, Minggu (8/5/2022). Dalam aksinya, pelaku sempat mengacungkan parang ke pemilik rumah.


Purwokerto, serayunews.com

Menurut keterangan Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Supriadi, kasus percobaan pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi di kediaman Triyono, warga Desa Ledug. Sekitar pukul 03.30 WIB, pemilik rumah yang tengah tertidur terbangun mendengar suara orang berjalan di samping rumah.

Baca juga  Info Mudik: Volume Kendaraan di Lintas Selatan Cilacap, Mulai Meningkat

“Saat pelapor terbangun dan keluar kamar tidur, pelapor melihat di depan pintu kamar ada seorang laki-laki yang tidak dikenal dan langsung mengacungkan senjata tajam,” kata dia.

Beruntung pemilik rumah sigap dan berhasil menutup rapat pintu kamar, kemudian keluar lewat jendela untuk menyelamatkan diri.

“Pelapor kemudian keluar dari kamar melalui jendela dan menuju ke toko yang berada di depan. Kemudian pelapor berteriak meminta pertolongan warga,” ujarnya.

Acungkan Parang, Perampok Rumah Warga di Kembaran Berhasil Diringkus Polres Banyumas. (Shandy)
Baca juga  Angkat Potensi Kearifan Lokal, PKS Cilacap Tampilkan Pentas Seni & Budaya

Warga kemudian masuk ke dalam rumah, untuk melakukan pengecekan. Namun, ternyata pelaku sudah tidak ada di dalam rumah. Hingga akhirnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kembaran.

“Berbekal laporan dan hasil olah tempat kejadian perkara, rekaman CCTV, serta keterangan saksi-saksi, kurang lebih dalam waktu tujuh jam kami berhasil mengamankan pelaku,” kata dia.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa parang, serta pakaian yang dikenakan oleh pelaku pada saat melakukan aksinya. Dari hasil pengembangan lebih lanjut, pelaku ternyata pernah melakukan pencurian pada awal bulan Mei 2022 dengan hasil uang tunai Rp 500 ribu yang digunakannya untuk membeli minuman keras (miras).

Baca juga  Pasar Hewan tidak Ditutup, Pemkab Purbalingga Bentuk Satgas Tangani PMK Jelang Idul Adha 

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasa 53 KUHP Jo Pasal 365 KUHP sub Pasal 53 KUHP Jo Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini