
SERAYUNEWS- Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengumumkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu (27/5/2026).
Idul Adha tahun ini bakal dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Gema takbir siap menggema di seluruh penjuru Tanah Air, di berbagai masjid dan musala.
Tradisi pada malam takbiran biasanya berlangsung meriah dengan melibatkan warga, santri, pelajar atau mahasiswa hingga organisasi kepemudaan Islam di sejumlah wilayah.
Agenda malam takbiran di Purwokerto biasanya dipusatkan di lingkungan masjid besar, seperti Masjid Agung Baitussalam, Masjid 17 Purwokerto dan berbagai masjid lainnya.
Selain lantunan takbir bersama, sejumlah wilayah biasanya menggelar pawai obor, festival santri, hingga takbir keliling dengan jalan kaki atau menggunakan kendaraan hias.
Namun hingga saat ini, belum ada jadwal resmi terkait pelaksanaan pawai obor maupun takbir keliling di wilayah Purwokerto.
Meski demikian, masyarakat memperkirakan tradisi menyambut Hari Raya Idul Adha tetap akan digelar seperti tahun-tahun sebelumnya sambil menunggu pengumuman resmi dari pihak terkait.
Agenda takbiran Idul Adha 2026 bakal berlangsung pada malam 9 Zulhijah 1447 Hijriah atau Selasa malam, 26 Mei 2026, setelah salat Maghrib hingga menjelang pelaksanaan salat Id pada Rabu, 27 Mei 2026.
Kegiatan ini biasanya dilakukan secara serentak di berbagai RT, RW, masjid, musala, hingga pondok pesantren di wilayah Purwokerto dan sekitarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, malam takbiran di Purwokerto identik dengan pawai obor dan festival santri. Warga dan pelajar madrasah kerap berjalan bersama sambil melantunkan takbir di jalan utama.
Organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama maupun komunitas pemuda Islam lokal juga sering terlibat dalam penyelenggaraan takbir keliling dan kegiatan sosial keagamaan.
Untuk informasi terbaru, masyarakat dapat memantau akun resmi organisasi keagamaan maupun media informasi regional Purwokerto.
Apabila pawai obor dan takbir keliling kembali digelar tahun ini, pengguna jalan di Purwokerto diimbau meningkatkan kewaspadaan karena sejumlah ruas jalan protokol berpotensi dipadati peserta pawai.
Rekayasa lalu lintas biasanya akan diumumkan oleh pihak kepolisian menjelang malam takbiran untuk menghindari kemacetan dan menjaga keamanan masyarakat.
Warga juga disarankan memantau pengumuman dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pemerintah kelurahan, maupun panitia lokal untuk mengetahui rute dan jadwal kegiatan di wilayah masing-masing.
Hingga pertengahan Mei 2026, belum terdapat pengumuman resmi mengenai agenda pawai obor maupun takbir keliling Idul Adha di Purwokerto. Meski demikian, besar kemungkinan tradisi tahunan tersebut akan dilaksanakan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Masyarakat kini masih menunggu jadwal resmi dari panitia masjid, organisasi Islam, hingga pemerintah daerah terkait pelaksanaan kegiatan malam takbiran tahun ini.