SERAYUNEWS – Apa itu tren baju butterfly yang viral di TikTok?
Tren “baju butterfly” telah menjadi fenomena viral di platform media sosial, khususnya TikTok, menarik perhatian pengguna dari berbagai kalangan.
Yuk, kita bahas lebih lanjut tentang tren ini.
Tren TikTok yang satu ini mengundang banyak tanggapan dari warganet, sehingga membuatnya semakin viral.
Salah satu akun TikTok, @wanzzzzz, membagikan sebuah video yang berisi komentar menohok tentang tren ini. Dalam videonya, dia menuliskan, “hanya orang yang gak ada harga dirinya yang ikut trend baju butterfly.”
Dari postingan ini, banyak yang sependapat bahwa tren ini memang membawa pengaruh buruk.
Tren “baju butterfly” bermula dari penggunaan aplikasi penyuntingan foto berbasis AI yang memungkinkan pengguna mengubah pakaian dalam foto menjadi atasan berbentuk kupu-kupu.
Desain ini biasanya menyerupai crop top dengan sayap di kedua sisi, memberikan tampilan yang modis, namun sering kali dianggap kurang sopan karena memperlihatkan bagian tubuh tertentu.
Popularitasnya meroket di TikTok, di mana pengguna membagikan hasil editan mereka, baik sebagai bentuk ekspresi diri maupun sekadar mengikuti tren yang sedang naik daun.
Fenomena ini menimbulkan berbagai reaksi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Meskipun tampak sebagai tren yang menyenangkan, “baju butterfly” memicu sejumlah kontroversi, terutama terkait norma kesopanan dan privasi.
Beberapa pihak mengkhawatirkan bahwa penyebaran foto-foto yang telah diedit dengan pakaian minim dapat menimbulkan fitnah atau disalahgunakan oleh individu yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, penggunaan teknologi AI untuk mengubah tampilan seseorang tanpa persetujuan mereka menimbulkan pertanyaan etis mengenai privasi dan hak atas gambar pribadi.
Di Malaysia, misalnya, tren ini mendapat sorotan tajam. Beberapa tokoh masyarakat menyoroti bahwa tren ini tidak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan, terutama bagi komunitas Muslim.
Mereka mengingatkan bahwa meskipun teknologi memungkinkan berbagai bentuk ekspresi, penting untuk mempertimbangkan dampak sosial dan moral dari konten yang dibagikan.
Seorang pengguna TikTok dengan akun @bintujlnii, misalnya, menasihati para wanita untuk menjaga kehormatan diri dan menghindari membagikan gambar diri di media sosial yang dapat diedit menjadi tidak sopan.
Bagi pengguna media sosial, penting untuk selalu berhati-hati dalam membagikan foto pribadi. Mempertimbangkan potensi penyalahgunaan dan dampak negatif lainnya, disarankan untuk:
Selain itu, edukasi mengenai etika digital dan kesadaran akan dampak dari konten yang dibagikan sangat penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan dan menjaga kehormatan diri di dunia maya.
Itu dia informasi lengkap tentang apa itu tren baju butterfly yang viral di TikTok.***