
MALANG, SERAYUNEWS-Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air musim 2026/2027 resmi bergulir dengan persaingan ketat sejak pekan pembuka yang berlangsung pada 4 hingga 6 September 2026. Sebanyak 18 klub kontestan langsung tampil menekan demi mengamankan modal awal di papan atas, menghasilkan dinamika pergerakan poin yang sengit di papan atas klasemen sementara.
Arema FC sukses menjadi sorotan utama di awal musim usai memuncaki klasemen sementara. Klub berjuluk Singo Edan tersebut melesat ke posisi teratas setelah memetik kemenangan telak empat gol tanpa balas atas Isenmulang Kalteng FC. Hasil mengesankan ini membuat Arema FC mengoleksi tiga poin dengan keunggulan produktivitas selisih gol di bandingkan para pesaing lainnya.
Persaingan di posisi dua besar ditempel ketat oleh sang juara bertahan, Persib Bandung. Maung Bandung mengawali langkah pertahanan gelar mereka secara meyakinkan lewat kemenangan 3-1 atas PSM Makassar. Raihan tiga poin dan surplus dua gol menempatkan Persib di urutan kedua, tepat di atas Madura United yang menghuni peringkat ketiga usai menundukkan Persijap Jepara dengan skor bersih 2-0.
Tren positif juga diraih oleh Bali United, Dewa United, dan Persija Jakarta yang sama-sama mengemas tiga poin penuh di laga perdana. Bali United menduduki peringkat keempat berkat keunggulan 2-1 saat menjamu PSS Sleman.
Sementara itu, Persija Jakarta dan Dewa United melengkapi deretan tim papan atas setelah masing-masing mengamankan kemenangan tipis 1-0, termasuk keberhasilan Persija mencuri poin penuh dari markas Borneo FC.
Di luar jajaran tim pemenang, beberapa klub harus puas berbagi poin pada laga pembuka ini. Garudayaksa FC, Bhayangkara Presisi, PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, dan Persebaya Surabaya sama-sama mengantongi satu poin usai bermain imbang, seperti duel PSIM Yogyakarta kontra Persita yang berakhir 1-1.
Di sisi lain, PSS Sleman terlempar ke posisi 12 klasemen akibat kekalahan tipis dari Bali United. Hasil pada pekan pertama ini menjadi awal dari peta persaingan sengit yang diprediksi kian memanas pada pekan-pekan berikutnya. (jovinsa Nizar kusumah)