
SERAYUNEWS – Perebutan gelar Premier League musim 2025/2026 semakin panas jelang akhir musim. Arsenal kembali menjaga peluang juara setelah menang tipis 1-0 atas Burnley di Emirates Stadium, Selasa (19/5/2026).
Kemenangan tersebut membuat The Gunners tetap berada di puncak klasemen sementara dan terus menjaga jarak dari rival utama mereka, Manchester City.
Namun, Arsenal belum bisa sepenuhnya tenang karena Manchester City masih menyimpan satu pertandingan penting.
Tambahan tiga poin membuat Arsenal semakin dekat mengakhiri puasa gelar Liga Inggris yang sudah berlangsung selama 22 tahun.
Meski begitu, peluang juara belum sepenuhnya aman. Manchester City baru akan memainkan laga pekan ke-37 saat bertandang ke markas AFC Bournemouth pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Jika tim asuhan Pep Guardiola berhasil menang, selisih poin kembali menjadi hanya dua angka dan persaingan juara dipastikan berlangsung hingga pekan terakhir.
Sebaliknya, jika City terpeleset, Arsenal berpeluang mengunci gelar lebih cepat.
Meski Manchester City lebih diunggulkan, Bournemouth musim ini tampil mengejutkan dan tidak bisa dianggap remeh.
Tim besutan Andoni Iraola kini berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 55 poin.
Bournemouth juga sedang berada dalam tren positif karena tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir dan hanya sekali bermain imbang.
Fakta lain yang membuat fans Arsenal berharap adalah Bournemouth pernah mengalahkan Arsenal pada April lalu. Hasil itu menjadi bukti bahwa Bournemouth mampu merepotkan tim-tim besar.
Jika Manchester City mampu mengalahkan Bournemouth, maka tekanan besar akan kembali menghantui Arsenal di laga terakhir musim ini.
The Gunners dijadwalkan bertandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park dalam pertandingan yang berpotensi menentukan gelar juara.
Secara kualitas skuad, Arsenal memang lebih unggul. Namun pertandingan penentuan seperti ini sering kali ditentukan oleh mental bertanding.
Tekanan untuk mengakhiri puasa gelar selama lebih dari dua dekade bisa menjadi ujian terbesar bagi pasukan Mikel Arteta.
Musim ini Arsenal tampil jauh lebih matang dibanding beberapa musim sebelumnya. Namun dalam perebutan gelar Premier League, satu kesalahan kecil bisa mengubah segalanya.
Satu hasil imbang, satu blunder, atau satu momen panik dapat menghancurkan peluang juara yang sudah di depan mata.
Sementara Manchester City dikenal sebagai tim yang sangat konsisten dan jarang memberi kesempatan rival bangkit saat mulai goyah.
Saat ini Arsenal memang berada di posisi terdepan. Tetapi dalam persaingan Premier League, garis finis sering kali menjadi titik paling menegangkan.
Tim yang terlihat paling dekat dengan trofi justru sering menjadi tim yang paling terbebani oleh tekanan.
Dengan dua laga tersisa dan selisih poin yang masih ketat, perebutan gelar Liga Inggris musim 2025/2026 dipastikan belum selesai.