
SERAYUNEWS – Stadion Emirates menjadi saksi malam kelam bagi Arsenal. Menjamu Manchester United dalam laga big match Liga Inggris, Minggu (25/1/2026) WIB, The Gunners harus menelan pil pahit usai takluk dramatis dengan skor 2-3.
Hasil ini mematahkan banyak prediksi yang menjagokan Arsenal di kandang sendiri. Manchester United justru tampil dingin dan mematikan, memaksimalkan setiap peluang yang mereka miliki.
Sejak menit awal, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini pertahanan Setan Merah. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-29. Berawal dari umpan matang Bukayo Saka, Martin Odegaard melepaskan tembakan yang sempat mengenai kaki Lisandro Martinez sebelum bersarang di gawang Manchester United.
Tertinggal satu gol, Manchester United mulai berani bermain terbuka. Kapten Bruno Fernandes dua kali mendapatkan peluang emas, namun sepakan kerasnya masih melebar dari gawang David Raya.
Momentum berbalik pada menit ke-37. Blunder fatal pemain Arsenal dimanfaatkan dengan sempurna oleh Bryan Mbeumo. Ia sukses mengecoh David Raya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim langsung bermain agresif. Namun, keberuntungan kembali berpihak kepada Manchester United. Umpan terukur Bruno Fernandes diterima Patrick Dorgu, yang dengan aksi individunya melewati barisan pertahanan Arsenal sebelum melepaskan tembakan kaki kiri keras. Gol pada menit ke-51 membawa Setan Merah unggul 2-1.
Mikel Arteta tak tinggal diam. Pada menit ke-58, empat pergantian pemain sekaligus dilakukan. Martin Zubimendi digantikan Eberechi Eze, Martin Odegaard digantikan Mikel Merino, Gabriel Jesus ditarik keluar untuk Viktor Gyokeres, serta Piero Hicapie digantikan Ben White.
Tekanan Arsenal akhirnya membuahkan hasil di menit ke-84. Berawal dari sepak pojok yang menimbulkan kemelut di depan gawang Sene Lammens, Mikel Merino sukses memanfaatkan bola liar dan menyamakan skor menjadi 2-2.
Namun, kegembiraan publik Emirates tak bertahan lama. Kurang dari dua menit berselang, Manchester United kembali menghantam. Umpan Kobbie Mainoo disambut Matheus Cunha dengan tembakan keras yang tak mampu dihalau David Raya. Gol tersebut memastikan keunggulan 3-2 untuk tim tamu.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah. Manchester United pulang dengan kemenangan dramatis dari London.
Menariknya, Manchester United hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dan semuanya berbuah gol. Sementara Arsenal yang menguasai 57 persen penguasaan bola dan melepaskan empat tembakan ke gawang, hanya mampu mencetak dua gol. Efisiensi luar biasa Setan Merah menjadi kunci kemenangan di laga panas ini.