
SERAYUNEWS — Arus balik Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto terpantau membludak. Lonjakan signifikan penumpang terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026.
Hingga Minggu (4/1/2026) pukul 14.00 WIB, penjualan tiket keberangkatan dari Daop 5 Purwokerto mencapai 22.263 tiket.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket terus berlangsung hingga malam hari.
Capaian tersebut sementara menjadi puncak keberangkatan tertinggi kedua selama masa Angkutan Nataru. Puncak pertama tercatat pada Minggu (28/12/2025) dengan total 23.239 penumpang.
Lonjakan ini menandai kuatnya arus balik masyarakat usai libur panjang Natal dan Tahun Baru, khususnya dari wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa secara kumulatif selama masa Angkutan Nataru, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, sebanyak 296.923 penumpang telah menggunakan layanan kereta api dari wilayah Daop 5 Purwokerto.
“Adapun stasiun dengan volume pelayanan tertinggi adalah Stasiun Purwokerto, yang melayani total 224.546 penumpang, dengan rincian 111.449 penumpang berangkat dan 113.097 penumpang tiba,” katanya.
Selain Stasiun Purwokerto, sejumlah relasi favorit penumpang selama Nataru didominasi tujuan kota-kota besar, seperti Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Kiaracondong, dan Bekasi.
Relasi tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju pusat pemerintahan, pendidikan, dan kawasan industri pada masa arus balik.
As’ad menegaskan, tingginya volume penumpang pada arus balik Nataru menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal.
“Arus balik Nataru hingga saat ini berjalan dengan lancar. Kami mengapresiasi seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api. KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan tersebut dengan memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu,” ujarnya.