
SERAYUNEWS-AS Roma akan menjamu Pisa di ajang Liga Italia, Sabtu (11/4/2026) ulai pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini adalah kesempatan bagi pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini keluar dari tekanan.
Gasperini adalah sosok yang mengangkat martabat Atalanta dalam sembilan musim. Bahkan, di tangan Gasperini, Atalanta berhasil menjadi juara Liga Europa pada 2023-2024. Itu adalah gelar pertama bagi Atalanta di ajang Eropa.
Karena prestasi itulah AS Roma menggaet Gasperini. Gasperini jadi pelatih AS Roma sejak awal musim 2025-2026 ini. Di tangannya, AS Roma masih seperti sebelumnya. Tidak bagus, tapi juga tidak jelek.
Mereka sepertinya sudah kehilangan kesempatan juara Liga Italia. Di ajang Liga Europa dan Coppa Italia, AS Roma juga sudah terpental. Satu-satunya kans yang masih terbuka adalah masuk empat besar klasemen akhir Liga Italia agar musim depan bisa main di Liga Champions.
Namun, jalan masuk empat besar sepertinya memang terengah-engah. Kini, AS Roma ada di posisi enam klasemen sementara Liga Italia dengan 54 poin dari 31 pertandingan. AS Roma tertinggal empat poin dari Como yang ada di posisi empat klasemen sementara. Liga Italia menyisakan tujuh pertandingan.
Yang membuat AS Roma terengah-engah karena tren buruk dalam beberapa laga terakhir. Dalam lima laga terakhir, AS Roma kalah tiga kali, seri sekali, dan menang sekali. Kemenangan hanya didapatkan dari Lecce yang kini ada di zona degradasi.
Dengan hasil itu, tekanan pada Gasperini menguat. Maka, laga melawan Pisa adalah kesempatan bagi Gasperini untuk keluar dari tekanan. Di atas kertas, Roma harusnya bisa mengalahkan Pisa. Apalagi, Roma main di kandang sendiri.
Pisa adalah tim promosi terburuk sejauh ini. Mereka ada di posisi paling bawah klasemen Liga Italia dengan 18 poin dari 31 pertandingan. Sepertinya berharap keluar dari zona degradasi dengan tujuh laga tersisa agak sulit bagi Pisa.
Pisa juga sering kalah. Dalam 31 pertandingan, mereka sudah mengalami 17 kekalahan. Salah satu hal buruk dari Pisa adalah lebih sering mendapatkan hasil seri sampai 12 kali. Mereka adalah tim yang paling banyak mengalami seri di antara kontestan Liga Italia musim ini.
Maka sekali lagi, ini adalah kans bagi AS Roma untuk mendapatkan kemenangan. Kans bagi Gasperini untuk keluar dari tekanan.