
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Jejak sejarah transportasi Banyumas Raya akan kembali dihidupkan melalui Banjoemas Heritage Week 2026. Salah satu agenda utamanya berupa Pameran Arsip & Foto Sejarah yang akan digelar pada 10-13 September 2026 di Hetero Space Banyumas.
Pameran tahun ini mengangkat tema “130 Tahun Serajoedal Stoomtram Maatschappij” atau SDS. Tema tersebut mengajak masyarakat menelusuri kembali sejarah perusahaan trem uap swasta yang pernah beroperasi pada masa Hindia Belanda.
SDS memiliki peran penting dalam perkembangan transportasi di Banyumas Raya. Jaringan trem uap yang dibangunnya turut membuka akses menuju sejumlah wilayah pedalaman yang pada masa itu relatif sulit dijangkau.
Serajoedal Stoomtram Maatschappij atau SDS tidak hanya menjadi bagian dari sejarah transportasi. Kehadiran jaringan trem uap tersebut juga berkaitan erat dengan perkembangan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Banyumas Raya.
Jaringan rel SDS menghubungkan sejumlah wilayah strategis, mulai dari Maos, Purwokerto, Sokaraja, Purbalingga, Banjarnegara hingga Wonosobo.
Konektivitas tersebut membuat jalur trem menjadi salah satu bagian penting dalam menghubungkan kawasan permukiman dengan berbagai sentra produksi pada masanya.
Melalui Pameran Arsip & Foto Sejarah Banjoemas Heritage Week 2026, penyelenggara ingin mengajak masyarakat melihat kembali bagaimana jaringan transportasi tersebut pernah membentuk kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Banyumas Raya.
Pameran Banjoemas Heritage Week 2026 tidak hanya menampilkan dokumentasi mengenai armada dan jaringan rel SDS.
Pengunjung juga akan diajak mengenal kisah manusia yang berada di balik operasional trem uap tersebut. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kehidupan masyarakat pada masa ketika SDS masih beroperasi.
Berbagai visualisasi armada trem uap dan arsip sejarah akan menjadi bagian dari pameran. Materi tersebut sekaligus membantu pengunjung menelusuri kembali jejak jaringan rel yang kini sebagian besar telah menjadi bagian dari sejarah.
Penyelenggara menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mendokumentasikan dan memetakan kembali jejak fisik serta sejarah sosial Serajoedal Stoomtram Maatschappij.
Arsip dan foto yang ditampilkan diharapkan dapat menjadi media pembelajaran bagi generasi sekarang untuk mengenal perkembangan transportasi di Banyumas Raya.
Sejarah SDS juga menunjukkan bahwa perkembangan transportasi memiliki kaitan erat dengan pertumbuhan wilayah. Jalur rel bukan sekadar sarana perpindahan manusia dan barang, tetapi turut membentuk konektivitas antarkawasan.
Pameran Arsip & Foto Sejarah “130 Tahun Serajoedal Stoomtram Maatschappij” akan berlangsung:
Tanggal: 10-13 September 2026
Lokasi: Hetero Space Banyumas
Agenda: Pameran Arsip & Foto Sejarah
Tema: “130 Tahun Serajoedal Stoomtram Maatschappij”
Masyarakat yang tertarik dengan sejarah Banyumas, perkembangan transportasi, maupun sejarah perkeretaapian dapat mengunjungi pameran tersebut selama periode penyelenggaraan.
Banjoemas Heritage Week 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang nostalgia, tetapi menjadi ruang edukasi untuk memahami bagaimana transportasi rel pada masa lalu ikut membentuk wajah Banyumas Raya hingga saat ini. (Reza Nugraha)