
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) hadir dalam acara Halaqah Universita Terbuka (UT) Purwokerto. Dalam acara yang berlangsung di Gedung UT Purwokerto, Senin (24/82026) BAZNAS memberi masukan pada UT Purwokerto. BAZNAS mendorong agar UT Purwokerto memperkuat sinergi di bidang filantropi Islam melalui pembentukan unit pengumpul zakat, infak, dan sedekah di lingkungan kampus.
“Saya kira di UT ini nanti bisa kita realisasikan sharing economics atau ekonomi berbagi melalui infak, sedekah, atau zakat,” ujar Direktur Kajian dan Pengembangan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) Nasional BAZNAS, Dr. M. Hasbi Zaenal, Ph.D.
Dia mengatakan, jika ada UPZ, maka akan menjadi awal kerja sama antara BAZNAS dan UT. Dari UPZ itu, katanya, manfaat yang diperoleh akan kembali untuk mahasiswa, seperti beasiswa atau program-program lain yang bermanfaat untuk mahasiswa di UT itu sendiri.
Dia mengatakan, jika UPZ tersebut, berbagai program dapat dirancang sesuai kebutuhan kampus dan masyarakat. Program tersebut antara lain bantuan pendidikan atau beasiswa bagi mahasiswa, kegiatan sosial di lingkungan UT, hingga bantuan kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah kampus.
Dengan adanya lembaga pengelola, penghimpunan dan penyaluran dana dapat dilakukan melalui mekanisme yang lebih terarah.
Filantropi Islam Tak Hanya Berorientasi pada Pengumpulan Dana
Hasbi menjelaskan bahwa filantropi pada dasarnya berkaitan dengan kepedulian dan kecintaan terhadap sesama manusia.
“Filantropi ini bahasa umumnya adalah bersikap filantropis, seseorang yang suka membagikan kebahagiaan melalui hartanya kepada orang lain,” katanya.
Ia berharap apabila nantinya terdapat kesepakatan kerja sama atau nota kesepahaman antara BAZNAS dan UT, program yang dijalankan tidak berhenti pada pembentukan lembaga. Berbagai bentuk kegiatan sosial dan pemberdayaan dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan mahasiswa serta masyarakat.