Sabtu, 20 Agustus 2022

Begal Beraksi di Mersi, Motor dan Handphone Raib

Purwokerto, Serayunews.com-Kasus pembegalan terjadi di wilayah hukum Polresta Banyumas, seorang pemuda yakni Rido (23), warga Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur menjadi korbannya. Dirinya dipukul oleh dua orang tidak dikenal hingga kemudian sepeda motor dan tasnya di ambil oleh orang-orang tersebut, Jumat (27/12) dini hari.


Ketika dimintai keterangan oleh aparat kepolisian Polsek Purwokerto Timur, Rido mengaku kejadian tersebut bermula sekitar pukul 02.00 WIB, dirinyab sedang mengendarai sepeda motor miliknya. Kemudian di Jalan Adipati Mersi, Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur dirinya dipepet oleh dua orang beboncengan sepeda motor dan tidak dikenali olehnya.

Baca juga  Kain Merah Putih Setinggi 45 Meter, Dikibarkan di Menara Teratai Purwokerto

Namun, saat itu dirinya tidak menghiraukan kedua orang tersebut hingga terus melajukan sepeda motornya. Di sebuah warung Rido kemudian berhenti untuk membeli rokok. Seusai membeli rokok, ia pun melanjutkan perjalannya. Namun, saat ditengah perjalanan dirinya kembali dipepet oleh dua orang tersebut.

“Saya ditarik dai dipukul,” kata dia kepada pihak kepolisian.

Merasa takut, kemudian Rido pun berlari meninggalkan sepeda motor dan tasnya. Hingga 30 menit berlalu, Rido kembali mendatangi lokasi dirinya meninggalkan sepeda motor Suzuki Smash warna biru nomor polisi R 6112 RH serta tas berisikan uang tunai Rp 55 ribu dan handphone samsung type A20 miliknya. Namun, sesampainya di lokasi semula, dirinya tidak menemukan keberadaan sepeda motor beserta tas miliknya.

Baca juga  Konvoi Berlagak Gangster Bawa Senjata Tajam Resahkan Purwokerto, 16 Remaja Cilacap Diangkut Polresta Banyumas

Atas peristiwa tersebut, Rido kemudian melapokrannya ke Polsek Purwokerto Timur. Dengan harapan pelaku beserta barang-barang miliknya bisa ditemukan.

Sementara itu Kapolsek Purwokerto Timur, Kompol Abdul Rojak mengungkapkan saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan berupaya untuk melakukan penyelesaian atas kasus tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelakunya,” ujarnya.(san)

Berita Terkait

Berita Terkini