Rabu, 25 Mei 2022

Begini Nasib Panti Pijat dan Tempat Hiburan di Cilacap saat Ramadan

Pertugas gabungan saat berpatroli di tempat umum (Satpol PP Cilacap)

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Sekretaris Daerah Cilacap tertanggal 1 April 2022, terkait dalam rangka menjaga suasana kondusif serta penciptaan keamanan dan kenyamanan di Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah, seluruh tempat hiburan dan panti pijat di Cilacap tutup selama bulan Ramadan.


Cilacap, serayunews.com

Dalam Surat Pemberitahuan itu disebut, bahwa usaha karaoke, usaha rumah biliar dan usaha panti pijat/spa selama Bulan Suci Ramadan untuk tidak menjalankan usahanya/tutup. Sedangkan untuk pentas musik/live show sebagai fasilitas restoran/rumah makan, selama Ramadan juga tidak diperbolehkan.

Kepala Satpol PP Cilacap, Luhur Satrio Muchsin mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi, begitu pula dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata. Sosialisasi Surat Pemberitahuan tersebut diberikan kepada para pengelola tempat usaha seperti hotel, restoran/rumah makan/cafe, karaoke, rumah biliar dan panti pijat.

Baca juga  Apakah Siswa Sudah Boleh Lepas Masker di Sekolah, Begini Kata Dinas Pendidikan Banyumas

“Intinya selama bulan Ramadan tidak doperbolehkan untuk buka atau tutup, mereka sudah kita undang, teman-teman pengelola sudah diinformasikan kita beritahu terkait hal itu. Semalam kita sudah mengecek atau monitor ke lokasi tersebut apakah benar-benar tutup atau belum, ternyata sudah tutup memang sudah tidak beroperasi, artinya selama bulan Ramadan ini sesuai dengan himbauan Bupati, itu sudah dilaksanakan,” ujar Kasat Pol PP Luhur Satrio Muchsin saat dikonfirmasi, Selasa (5/4/2022).

Selain itu, kepada para pengusaha daya tarik wisata, hotel, restoran/rumah makan/cafe, agar dalam menjalankan usahanya senantiasa menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Baca juga  Ganjar Pakai Kaus Unik di TMII

“Kita tetap akan melaksanakan operasi terkait hal itu, apabila ada yang melanggar kita undang untuk klarifikasi dan diberi peringatan,” ujarnya.

Petugas Gabungan saat gelar patroli di tempat pusat perbelanjaan

Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar saling menghormati dan menghargai kegiatan di Bula Suci Ramadan ini, sebab banyak umat muslim yang sedang mejalankan ibadah puasa dengan khusuk, sehinga perlu dukungan bersama.

“Imbauan pemerintah tempat usaha yang harus tutup ya ditutup, yang masih buka dengan beberapa persyaratan untuk diikuti dengan baik,” ujarnya.

Baca juga  Bocil Pamer Alat Kelamin di GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Sang Ayah: Maaf, Setop Sebar Video Anak Saya

Selain aturan mengenai tempat hiburan, meksi Cilacap dalam level 2, Satgas tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, terutamanya disiplin menggunakan masker.

Pelanggar Prikes jalani Sidang Tipiring (SatPol PP Cilacap)

Selain itu, penegakan protokol kesehatan selama bulan Ramadan juga masih tetap dijalankan. Bahkan jelang Ramadan, Satpol PP telah menggelar sidang tipiring terhadap 17 pelanggar prokes tidak memakai masker dan empat tempat usaha yang tidak memakai aplikasi peduli lindungi.

“Patroli sore juga kita jalankan, kita imbau agar tidak berkerumun dan tetap memakai masker, serta mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin agar segera vaksin karena untuk kesehatan bersama,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini