
SERAYUNEWS – Suasana keberangkatan jemaah calon haji di kompleks Pendopo Dipayudha tidak hanya dipenuhi haru dan doa keluarga pengantar.
Momentum tahunan tersebut juga membawa berkah ekonomi bagi ratusan pedagang kecil di sekitar Alun-alun Banjarnegara.
Sejak sore hari, kawasan sekitar pendopo dipadati pedagang dadakan yang membuka lapak sederhana.
Mereka menjajakan aneka makanan, minuman, mainan anak, hingga perlengkapan perjalanan untuk melayani ribuan warga yang datang mengantar jemaah calon haji.
Keramaian masyarakat yang mengantar keberangkatan jemaah haji membuat aktivitas ekonomi di sekitar lokasi meningkat tajam. Para pedagang mengaku pendapatan mereka naik signifikan dibanding hari biasa.
Momentum keberangkatan haji menjadi peluang tahunan yang dinanti pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Salah seorang pedagang minuman, Siti (43), mengatakan dagangannya laris manis sejak menjelang malam.
“Alhamdulillah ramai sekali. Biasanya jualan segini sampai malam belum tentu habis, sekarang sebelum pemberangkatan selesai sudah hampir habis semua,” ujarnya.
Tidak hanya pedagang minuman, penjual makanan ringan dan mainan anak juga merasakan lonjakan pembeli selama prosesi keberangkatan jemaah haji berlangsung.
Banyak keluarga datang bersama anak-anak dan kerabat sehingga kawasan sekitar pendopo berubah menjadi pusat keramaian masyarakat.
Lapak-lapak sederhana berjajar di sekitar alun-alun, menciptakan denyut ekonomi kecil yang hidup dari tingginya aktivitas warga.
Selain menjadi momen spiritual bagi para tamu Allah, keberangkatan haji juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal di Banjarnegara.
Kehadiran ribuan pengantar jemaah dan masyarakat yang memadati area Pendopo Dipayudha membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga usaha kecil di sekitar lokasi.
Para pedagang berharap momentum keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji setiap tahun terus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat kecil di Banjarnegara.