BerandaBanjarnegaraBerkas Perkara Dukun Pembunuh Berantai di Banjarnegara Segera Lengkap

Berkas Perkara Dukun Pembunuh Berantai di Banjarnegara Segera Lengkap

Kapolres Banjarnegara AKBP Era Johny Kurniawan saat memberikan keterangan terkait update dukun pembunuh di Banjarnegara, Kamis (25/5/2023). (maula)

SERAYUNEWS-Polres Banjarnegara masih memproses berkas kasus pembunuhan oleh dukun pengganda uang bernama Mbah Slamet. Mbah Slamet diketahui telah membunuh 16 kliennya. Saat ini, berkas Mbah Slamet akan segera lengkap.

“Untuk berkas Slamet hasil koordinasi kami dengan kejaksaan, dalam waktu dekat akan segera P21 dan dilakukan tahap dua,” kata  Kapolres Banjarnegara  AKBP Era Johny Kurniawan, Kamis (25/5/2023) di Polres Banjarnegara.

Setelah P21 maka proses bagi tersangka selanjutnya adalah penuntutan di pengadilan oleh pihak jaksa penuntut umum. Sementara, untu berkas BS, sosok yang membantu Mbah Slamet sudah P21 alias lengkap.

Kasus yang membetot perhatian publik ini bermula saat jajaran Satreskrim Polres Banjarnegara, berhasil membekuk pelaku pembunuhan berencana yang terjadi di Banjarnegara, 31 Maret 2023. Pelaku merupakan dukun pengganda uang yang mencari mangsa, melalui akun media sosial.

Terbongkarnya kasus pembunuhan berencana berkedok dukun pengganda uang ini, bermula saat korban PO (53) warga Sukabumi, melihat adanya postingan dari pria berinisial BS yang menyebutkan, bahwa Mbah Slamet (45) warga Desa Balun, Wanayasa, Banjarnegara ini adalah orang pintar yang bisa menggandakan uang di Banjarnegara.

PO kemudian menggunakan jasa Mbah Slamet. Namun penggandaan uang yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Akhirnya, PO menagih Mbah Slamet. Lalu, Mbah Slamet dan PO melakukan ritual di malam hari. Di ritual itulah Mbah Slamet meracuni PO dengan potas. Jasad PO pun dikubur tak jauh dari kediaman Mbah Slamet.

Kasus ini terbongkar karena sebelum meninggal dunia, PO sempat berkirim pesan singkat pada anaknya bahwa dia ada di Wanayasa Banjarnegara. Ketika PO sudah tidak bisa dikontak, maka sang anak pun mencari keberadaan ayahnya di Banjarnegara.

Setelahnya polisi membekuk Mbah Slamet. Ternyata korban dukun pengganda uang itu tidak hanya PO. Ada 16 orang korban yang sudah dibunuh Mbah Slamet. Dalam kasus ini polisi menahan Mbah Slamet dan BS. BS adalah orang yang mempromosikan Mbah Slamet di media sosial.

Editor :kholil

Terkait