
SERAYUNEWS-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal menginformasikan potensi banjir pesisir atau rob. Rob berpotensi terjadi pada Selasa (28/4/2026) dari petang hingga malam di Tegal dan sekitarnya.
Berdasarkan unggahan Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, disebutkan bahwa masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Hal itu berpotensi menyebabkan fenomena adanya banjir pesisir atau rob pada Selasa (28/4/2026) pukul 18.00 WIB sampai 20.00 WIB. Rob tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Bila rob terjadi, maka akan berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas yang akan terdampak di antaranya adalah aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Karena itu warga diimbau untuk siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal menjelaskan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fase perigee 19 April 2026 yang berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, fenomena banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Kenaikan air laut sampai daratan berdampak pada aktivitas masyarakat. Salah satu wacana yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar rob tidak lagi menggenangi daratan.