
PURBALINGGA,SERAYUNEWS – Dana Sebesar Rp 1,648 Miliar terkumpul dalam kegiatan Bulan dana PMI Kabupaten Purbalingga tahun 2025. Serah terima dana tersebut dilakukan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif selaku Ketua Panitia Bulan Dana PMI Tahun 2025 kepada Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga H. Mochammad Ichwan dalam acara di Operation Room Graha Adiguna Purbalingga, Jumat (28/8/2026).
Dana bersih tersebut merupakan hasil pengumpulan sumbangan masyarakat melalui pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2025 yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2025. Penggalangan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perusahaan dan badan usaha, kepala keluarga, wajib pajak kendaraan bermotor, peserta uji KIR, pelanggan PDAM, instansi pemerintah, ASN, TNI/Polri, hingga para pelajar melalui sekolah dan madrasah.
Bendahara Bulan Dana PMI Kabupaten Purbalingga Tahun 2025, Sukamto, melaporkan total sumbangan yang terkumpul hingga 25 Februari 2026 mencapai Rp1.831.300.642. Perolehan tersebut terdiri atas Rp1.163.818.500 dari kelompok Bulan Dana PMI dan Rp667.482.142 dari kelompok Bulan Pelajar Peduli Kemanusiaan.
Setelah dikurangi biaya operasional sebesar 10 persen atau Rp183.130.000, diperoleh dana bersih sebesar Rp1.648.171.000 yang kemudian diserahterimakan kepada PMI Kabupaten Purbalingga.
“Realisasi pendapatan kotor Bulan Dana PMI Tahun 2025 mencapai Rp1.831.300.642 mengalami peningkatan sebesar Rp67.265.642 atau naik 3,67 persen dari perolehan Bulan Dana PMI Tahun 2024 sebesar Rp1.764.035.000,” kata Sukamto.
Bupati Fahmi mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI 2025. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dan gotong royong masyarakat Purbalingga dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.
Berdasarkan laporan panitia, perolehan kotor sebesar Rp1.831.300.642 juga telah melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp1.819.893.000, atau mencapai 100,63 persen. Bahkan, capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir pelaksanaan Bulan Dana PMI di Purbalingga.
“Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi dan gotong royong adalah salah satu senjata dan strategi yang paling ampuh untuk mencapai sebuah tujuan dan target-target yang telah kita tetapkan,” ujar Bupati Fahmi.
Bupati secara khusus berpesan kepada Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga agar dana yang telah dihimpun dari masyarakat tersebut dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel.
“Kelola dan manfaatkan dana ini dengan penuh amanah, transparan, dan akuntabel. Kembalikan dana kemanusiaan ini kepada masyarakat dalam bentuk kesiapsiagaan bencana, pelayanan kesehatan, pemenuhan donor darah, pembinaan PMR, serta aksi-aksi sosial kedaruratan yang cepat dan tanggap di wilayah Kabupaten Purbalingga,” tegasnya.
Selain capaian pengumpulan dana, Bupati juga menyoroti peran program Bulan Pelajar Peduli Kemanusiaan. Program yang melibatkan pelajar dari jenjang TK/RA/BA hingga SMA/SMK/MA tersebut dinilai bukan sekadar kegiatan pengumpulan sumbangan, tetapi juga sarana menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial sejak dini.
“Ini bukan sekadar tentang nominal uang, melainkan tentang investasi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial bagi generasi masa depan Purbalingga,” katanya.
Bupati Fahmi meyakini gerakan tersebut akan turut membentuk karakter generasi muda Purbalingga agar memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan dan keadilan sosial sebagaimana nilai-nilai Pancasila.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus PMI kabupaten hingga kecamatan, dunia usaha, ASN, TNI/Polri, pelajar, serta seluruh masyarakat Purbalingga yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung Bulan Dana PMI.