SERAYUNEWS-Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana meminta pada para aparatur sipil negara (ASN) di Banjarnegara tetap melakukan pelayanan dengan baik terhadap masyarakat. Dia meminta puasa bukan menjadi penghalang untuk memberikan pelayanan pada masyarakat.
Selain itu, momentum Ramadan ini juga dimanfaatkan oleh bupati dan wakil bupati Banjarnegara untuk melakukan tarawih keliling (tarling) ke sejumlah wilayah yang ada di Banjarnegara. Tarling perdana dilakukan di Rumah Dinas Bupati pada Senin, (3/3/2025) malam. Bertindak sebagai imam pada tarling perdana ini adalah Ketua MUI Kabupaten Banjarnegara Fahmi Hisym.
Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana yang juga mantan anggota DPRD Banjarnegara ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas yang terjadi di Banjarnegara. Sehingga, program pembangunan yang sudah disiapkan dapat terwujud.
Menurutnya, pada Ramadan kali ini, pemerintah sudah menyiapkan serangkaian agenda kegiatan tarawih keliling. Ada tiga tim yang masing-masing dipimpin oleh bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah. Tarling ini selain untuk mengajak masyarakat meningkatkan ibadah di bulan Ramadan, juga sebagai sarana silaturahmi dan mendekatkan diri dengan masyarakat, termasuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat.
“Dalam rangka mengembangkan potensi wilayah Banjarnegara, pemerintah tentu tidak bisa berdiri sendiri. Kami mohon doa restu kepada seluruh masyarakat, termasuk rekan-rekan dan seluruh dinas,” ujarnya.
Dikatakanya, tarling ini menjadi bagian yang sangat penting. Pemerintah dalam hal ini bupati, wakil bupati, sekretaris daerah dapat terjun langsung bersama masyarakat, mendengarkan secara langsung harapan dan keinginan masyarakat Banjarnegara.
Dengan begitu, maka ada pembahasan dan solusi serta langkah yang harus dilakukan untuk menjadikan Banjarnegara lebih baik lagi. Hal ini sesuai dengan komitmen dari Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara periode 2025-2030.
Tidak hanya itu, untuk membangun Banjarnegara lebih baik lagi, bupati juga terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Kerjasama ini menjadi penting agar program-program yang sudah dicanangkan dapat berjalan dengan baik.
“Kita harus bahu-membahu untuk membangun bangsa ini, ada integritas dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Pesan Presiden Republik Indonesia tentu kita junjung tinggi dan kita laksanakan. Program-program itu harus kita akselerasi, baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat desa,” katanya.
Bupati Banjarnegara dr Amalia menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah tentang kehebatan individu, melainkan tentang manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat. Karena bagaimanapun, pemimpin itu tidak ada yang hebat. Yang hebat adalah bagaimana jika kita bermanfaat bagi orang lain.