Minggu, 28 November 2021

Bupati Tiwi Juga Klarifikasi Isu Tak Sedap terkait Citilink di Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. (Amin)

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi juga menanggapi isu tak sedap terkait maskapai Citilink. Dia membantah, maskapai Citilink berhenti melayani penerbangan di Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga. Tiwi mengatakan, bahwa sampai saat ini pihak Citilink masih bekerjasama dengan Angkasa Pura (AP) II. Meskipun, diakuinya bahwa antusiasme masyarakat menggunakan pesawat menurun dampak dari Pandemi Covid-19.


Purbalingga, serayunews.com

Bupati Tiwi mengatakan bahwa maskapai penerbangan menjadi satu di antara sektor yang terdampak Pandemi Covid-19. Selama masa PPKM, ada aturan tersendiri bagi maskapai penerbangan dalam melayani calon penumpang. Di antaranya penumpang harus swab, menunjukkan kartu vaksin, dan sebagainya.

“Nah ini yang ditengarai adanya penurunan animo masyarakat, dengan penggunakan Bandara Jenderal Soedirman,” kata Tiwi, Senin (25/10/2021) siang.

Namun demikian, Tiwi mengatakan, bahwa sampai saat ini Bandara JBS Purbalingga masih beroperasi. Begitu juga dengan maskapai Citilink, juga masih melayani rute penerbangan Purbalingga.

“Pelayanan penerbangan kan juga ada aturannya, kalau tidak salah minimal 30 persen kursi baru bisa. Tapi Dalam waktu dekat, kita (Pemkab Purbalingga, red) akan bertemu dengan pihak AP II dan Citilink, untuk membicarakan kondisi selama Pandemi, dan solusi apa yang bisa dilakukan,” katanya.

Lebih lanjut Tiwi menyampaikan, selaku Pemerintah Daerah, pihaknya ingin dan terus berusaha agar Bandara JBS tetap eksis. Karena keberadaan bandara komersial di Purbalingga, merupakan mimpi yang lama terpendam. Hanya saja, kebetulan saat dimulai beroperasinya, langsung menghadapi Pandemi.

“Tentunya kita ingin sebagai pemerintah, bandara tetap beroperasi. Karena Pandemi penerbangan terdampak,” ujarnya.

Masih dari Tiwi, pihaknya siap memberikan dukungan untuk operasional bandara. Karena sangat diyakini ketika Bandara JBS terus beroperasi, dan makan berkembang, akan memberikan efek positif. Di antaranya adalah menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Nanti, akan ada langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah, nanti kita support. Mungkin nanti akan ada booking seat dari Pemda. Sampai nanti animo masyarakat kembali seperti sedia kala. Semoga segera level II, jadi mobilitas masyarakat kembali normal, dan bisa lebih menggerakkan perekonomian,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, beredar informasi bahwa maskapai Citilink sudah tidak melayani penerbangan di Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga. Kabar tersebut dibantah oleh pihak Citilink dan Bandara JBS Purbalingga. Sampai saat ini, maskapai dan bandara tersebut masih tetep beroperasi.

Station Manager Citilink di Bandara JBS Purbalingga, Muhammad Mulyanudin membantah kabar tersebut. Sampai saat ini Citilink masih tetap beroperasi, termasuk di Bandara JBS.

“Tidak benar, sampai sekarang Citilink masih melayani penerbangan Jakarta-Purbalingga PP,” katanya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (24/10/2021) malam.

Berita Terkait

Berita Terkini