
SERAYUNEWS – Simak cara instalasi aplikasi Dapodik 2026.b, lengkap dengan link download.
Pasalnya, kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali melakukan pembaruan pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Aplikasi Dapodik versi 2026.b resmi dirilis pada 13 Januari 2026 dan wajib digunakan oleh seluruh satuan pendidikan untuk pemutakhiran data semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung mulai Januari hingga Juni 2026.
Rilis versi terbaru ini menjadi bagian penting dalam memastikan data pendidikan nasional tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kebutuhan perencanaan serta evaluasi kebijakan pendidikan.
Oleh karena itu, operator sekolah perlu memahami cara download dan instalasi Dapodik 2026.b dengan benar agar proses pemutakhiran data berjalan lancar.
Aplikasi Dapodik versi 2026.b merupakan pengembangan dari versi sebelumnya dengan sejumlah perbaikan dan pembaruan fitur.
Aplikasi ini dirilis dalam bentuk installer, sehingga sekolah diwajibkan menghapus (uninstall) aplikasi Dapodik versi lama terlebih dahulu sebelum melakukan pemasangan versi terbaru.
Aplikasi Dapodik 2026.b wajib digunakan oleh seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, hingga PKBM.
Kewajiban ini ditegaskan dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0253/C/TI.03.00/2026 tentang Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.
Melalui surat edaran tersebut, Kemendikdasmen menjelaskan bahwa pembaruan Dapodik dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan analisis data pendidikan yang semakin kompleks dan terintegrasi.
Dalam Dapodik versi 2026.b, terdapat sejumlah pembaruan penting yang perlu diketahui operator sekolah.
Salah satu perbaikan utama adalah penyesuaian mekanisme pengambilan data pada Dashboard PAUD Holistik Integratif agar lebih selaras dengan kebutuhan analisis Direktorat PAUD.
Selain itu, aplikasi terbaru ini juga menghadirkan penyesuaian aturan validasi khusus bagi Sekolah Rakyat (SR).
Penyesuaian tersebut dilakukan agar karakteristik dan kebutuhan Sekolah Rakyat dapat terakomodasi dengan lebih tepat dalam sistem Dapodik.
Pembaruan lainnya mencakup penyesuaian referensi buku yang bersumber dari Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).
Dengan pembaruan ini, data buku yang digunakan satuan pendidikan diharapkan semakin valid dan sesuai dengan referensi nasional.
Tak hanya itu, Dapodik 2026.b juga menambahkan elemen isian yang lebih detail serta penerapan validasi wajib isi, khususnya untuk meningkatkan akurasi data sarana dan prasarana.
Sementara itu, proses penambahan peserta didik baru jenjang PAUD dan SD kini sepenuhnya dialihkan melalui laman Manajemen Satuan Pendidikan, sehingga alur pendataan menjadi lebih terpusat.
Untuk memudahkan satuan pendidikan melakukan pembaruan, Kemendikdasmen menyediakan link resmi unduhan aplikasi Dapodik versi 2026.b yang dapat diakses oleh operator sekolah melalui laman berikut:
Pastikan Anda mengunduh aplikasi hanya dari laman resmi untuk menghindari risiko kesalahan sistem atau keamanan data.
Karena dirilis dalam bentuk installer, proses instalasi Dapodik 2026.b memerlukan beberapa tahapan yang perlu dilakukan secara berurutan.
Berikut langkah-langkah cara instalasi Dapodik terbaru 2026.b yang dapat menjadi panduan bagi operator sekolah:
Sebagai catatan penting, lakukan backup data atau pastikan sinkronisasi terakhir berhasil sebelum proses uninstall, agar data tidak hilang saat pembaruan aplikasi dilakukan.
Pemutakhiran data melalui Dapodik bukan sekadar kewajiban administratif.
Data yang Anda input menjadi dasar bagi berbagai kebijakan pendidikan, mulai dari penyaluran bantuan, perencanaan program, hingga evaluasi mutu pendidikan.
Oleh karena itu, penggunaan Aplikasi Dapodik versi 2026.b secara tepat dan akurat sangat menentukan kualitas data pendidikan nasional.
Pastikan seluruh data diisi sesuai kondisi riil agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.***