
SERAYUNEWS – Chelsea harus menelan pil pahit saat menjamu Arsenal pada leg pertama semifinal Piala Liga Inggris (Carabao Cup) di Stadion Stamford Bridge.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Blues kalah tipis 2-3 dari rival sekota, Kamis (15/1/2026) WIB.
Arsenal tampil lebih efektif meski berstatus tim tamu. The Gunners membuka keunggulan cepat melalui Ben White pada menit ke-7, sebelum memperlebar jarak lewat gol Viktor Gyökeres menit ke-49.
Gol ketiga Arsenal dicetak Martín Zubimendi pada menit ke-71, yang semakin menekan mental tuan rumah dan membuat Chelsea berada dalam posisi sulit menjelang akhir laga.
Chelsea sempat bangkit melalui dua gol Alejandro Garnacho masing-masing pada menit ke-57 dan 83.
Namun, upaya mengejar ketertinggalan tersebut belum cukup untuk menghindarkan The Blues dari kekalahan di kandang sendiri.
Dukungan penuh suporter di Stamford Bridge belum mampu mengangkat performa Chelsea untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan.
Dari sisi statistik, Arsenal menunjukkan dominasi agresivitas dengan 17 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran.
Chelsea hanya mencatatkan 9 tembakan dengan empat mengarah ke gawang, meski unggul dalam penguasaan bola sebesar 55 persen.
Data ini menegaskan efektivitas Arsenal dalam memanfaatkan peluang, meski tidak dominan dalam ball possession.
Kekalahan ini membuat langkah Chelsea menuju final menjadi lebih berat. Leg kedua semifinal Carabao Cup akan menjadi laga pembuktian bagi manajer baru Chelsea, Liam Rosenior.
Mantan pelatih Strasbourg itu diharapkan mampu membawa perubahan signifikan sekaligus membalikkan keadaan saat Chelsea bertandang ke markas Arsenal.
Bagi Rosenior, laga tersebut bukan sekadar pertandingan hidup-mati di Carabao Cup, tetapi juga ujian awal kepemimpinannya di Chelsea.
The Blues wajib meraih kemenangan dengan selisih gol jika ingin menjaga asa tampil di partai final, sementara Arsenal hanya membutuhkan hasil imbang untuk melenggang.
Leg kedua diprediksi berlangsung panas, dengan tensi tinggi dan tekanan besar di pundak manajer anyar Chelsea yang langsung dihadapkan pada laga krusial.