
SERAYUNEWS – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyiapkan uang layak edar hingga Rp3,5 triliun untuk mendukung layanan penukaran uang pada momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Layanan penukaran tahun ini diperluas, termasuk menjangkau wilayah pesisir hingga Kampung Laut.
Kepala Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, mengatakan layanan penukaran uang tahun ini dikemas melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI).
“Untuk layanan penukaran uang tahun 2026 pada momentum Ramadan-Idul Fitri, sebut dengan Serambi, tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun 2025. Kita memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya saat wawancara, Selasa (3/3/2026).
Christoveny menyebutkan, total nominal uang layak edar yang disiapkan mencapai Rp3,5 triliun.
Layanan penukaran menjangkau empat kabupaten di wilayah kerja BI Purwokerto, yakni Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Purbalingga, termasuk wilayah Kampung Laut.
“Nominalnya sampai Rp3,5 triliun, mencakup empat kabupaten, Banyumas, Cilacap, Banjarnegara dan Purbalingga sampai ke daerah Kampung Laut,” katanya.
Untuk memperluas jangkauan layanan penukaran uang Ramadan–Idul Fitri 2026, BI Purwokerto menggandeng perbankan. Lebih dari 50 titik loket penukaran disiapkan di berbagai kantor bank.
“Dalam rangka melayani masyarakat juga kita kerja sama dengan perbankan, lebih dari 50 titik loket di perbankan,” kata dia.
Selain melalui loket perbankan, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi PINTAR untuk melakukan pemesanan penukaran uang.
BI Purwokerto menyiapkan paket-paket penukaran guna mempermudah distribusi dan memastikan layanan berjalan tertib.
“Penukarannya kita ada paket-paket. Masyarakat bisa menukarkan melalui jalur PINTAR supaya masyarakat bisa terlayani,” ujarnya.
Christoveny menambahkan, layanan penukaran uang juga dibuka di sejumlah lokasi strategis.
Di antaranya di tempat ibadah atau masjid, Mal Pelayanan Publik, serta di GOR Satria Purwokerto. BI Purwokerto juga menyiapkan layanan khusus bagi masyarakat di wilayah pesisir.
“Selain loket perbankan, kita dari Bank Indonesia juga melayani penukaran di tempat-tempat strategis, terutama di tempat ibadah, masjid-masjid, di Mal Pelayanan Publik, di GOR Satria Purwokerto juga ada, kemudian untuk masyarakat yang di tepi pantai juga ada,” katanya.
Menurutnya, peningkatan nominal uang yang disiapkan serta perluasan titik layanan penukaran sejalan dengan kondisi perekonomian yang terus membaik.
“Ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, kesejahteraan masyarakat yang semakin membaik, sehingga permintaan penukaran uang juga semakin meningkat,” ujarnya.