
SERAYUNEWS – Mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi salah satu langkah penting bagi siswa kelas 12 yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT.
Namun, tidak semua peserta UTBK sudah memegang ijazah saat pendaftaran berlangsung. Oleh karena itu, diperlukan dokumen pengganti berupa surat keterangan siswa kelas 12 yang dikeluarkan oleh pihak sekolah.
Surat ini berfungsi sebagai bukti resmi bahwa siswa masih aktif dan sedang menempuh pendidikan di kelas akhir. Agar tidak terjadi kesalahan, penting bagi siswa dan pihak sekolah untuk memahami format serta isi surat keterangan tersebut dengan benar.
Surat keterangan siswa kelas 12 memiliki peran penting dalam proses administrasi UTBK. Dokumen ini menjadi pengganti sementara ijazah atau surat keterangan lulus (SKL) yang belum diterbitkan. Biasanya, surat ini diminta saat proses pendaftaran maupun verifikasi data peserta.
Selain itu, surat ini juga menunjukkan bahwa siswa benar-benar terdaftar secara resmi di sekolah tertentu. Dengan begitu, panitia UTBK dapat memastikan keabsahan status peserta yang masih duduk di bangku kelas 12.
Berikut ini contoh surat yang bisa dijadikan referensi:
SURAT KETERANGAN SISWA KELAS XII
Nomor: 123/SMAN-01/IV/2026
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: (Nama Kepala Sekolah)
Jabatan: Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Contoh
Dengan ini menerangkan bahwa:
Nama: (Nama Siswa)
NIS/NISN: (Nomor Induk Siswa)
Tempat, Tanggal Lahir: (TTL Siswa)
Kelas: XII (Dua Belas)
Adalah benar siswa aktif di SMA Negeri 1 Contoh pada tahun ajaran 2025/2026 dan saat ini masih menempuh pendidikan di kelas XII.
Surat keterangan ini dibuat sebagai salah satu persyaratan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026.
Demikian surat ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
(Tempat, Tanggal)
Kepala Sekolah,
(Tanda tangan & stempel)
(Nama Kepala Sekolah)
Agar surat keterangan siswa dinyatakan valid, terdapat beberapa komponen yang wajib dicantumkan. Pertama adalah kop surat resmi sekolah sebagai identitas lembaga.
Kemudian, nomor surat, tanggal pembuatan, serta identitas lengkap siswa seperti nama, NIS/NISN, tempat dan tanggal lahir.
Tak kalah penting, surat juga harus mencantumkan pernyataan bahwa siswa tersebut benar sedang duduk di kelas 12 dan akan mengikuti UTBK tahun 2026. Terakhir, surat harus ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi stempel resmi.
Agar surat keterangan tidak ditolak, pastikan semua data yang dicantumkan sudah sesuai dengan dokumen resmi siswa. Hindari kesalahan penulisan nama atau nomor identitas karena bisa berdampak pada proses verifikasi.
Selain itu, gunakan bahasa formal dan struktur yang jelas. Surat juga sebaiknya dicetak menggunakan kertas berkop resmi sekolah, bukan ditulis secara manual tanpa format.
Dengan memahami format dan contoh surat keterangan siswa kelas 12 untuk UTBK 2026, diharapkan siswa dapat lebih siap dalam melengkapi persyaratan administrasi.
Dokumen yang benar dan lengkap akan mempermudah proses pendaftaran serta menghindari kendala di kemudian hari.***