SERAYUNEWS- Berikut adalah informasi contoh susunan acara pengajian halal bihalal pemerintah desa.
Halal bihalal merupakan tradisi penting di Indonesia yang biasanya berlangsung setelah Idul Fitri.
Agar acara berjalan lancar dan tertib, perlu susunan acara yang terstruktur dengan baik.
Halal bihalal bertujuan untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Selain itu, acara ini meningkatkan kesadaran keagamaan, menjaga tradisi, serta memperbaiki hubungan sosial.
Dalam lingkup masyarakat, halal bihalal juga membantu meningkatkan kekompakan dan rasa syukur atas kebersamaan.
Acara bermula dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) yang menyampaikan salam dan ucapan selamat datang kepada seluruh hadirin.
MC juga mengucapkan puji syukur kepada Allah Swt. atas kesempatan yang diberikan untuk berkumpul dalam acara tersebut.
Contoh Teks Pembukaan
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Swt. yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul di acara halal bihalal ini.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw. Kami ucapkan selamat datang kepada Bapak/Ibu serta seluruh hadirin yang telah berkenan hadir.”
Setelah pembukaan, acara berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari atau qariah.
Pembacaan ini bertujuan untuk menambah keberkahan dan mengingatkan hadirin akan ajaran-ajaran Islam.
Contoh Pengantar MC
“Selanjutnya, marilah kita dengarkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang akan disampaikan oleh Saudara/Saudari [Nama Qari/Qariah]. Kepada beliau, kami persilakan.”
Bagian ini mencakup sambutan dari berbagai pihak, seperti Ketua Panitia, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat lain.
Sambutan ini berisi ucapan terima kasih, pesan-pesan penting, serta harapan untuk acara dan masyarakat desa.
Contoh Pengantar MC
“Berikutnya, sambutan dari Ketua Panitia, Bapak/Ibu [Nama Ketua Panitia]. Kepada beliau, kami persilakan.”
Acara utama dalam halal bihalal adalah ceramah agama oleh ustaz atau penceramah yang diundang.
Ceramah ini biasanya bertemakan pentingnya silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Contoh Pengantar MC
“Selanjutnya, marilah kita simak ceramah agama yang akan disampaikan oleh Ustadz [Nama Ustadz]. Kepada beliau, kami persilakan.”
Setelah ceramah, acara berlanjut dengan sesi ramah tamah di mana seluruh hadirin saling berjabat tangan dan memaafkan satu sama lain.
Ini adalah momen inti dari halal bihalal yang bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga.
Contoh Pengantar MC
“Kini, tibalah saatnya kita saling berjabat tangan dalam sesi ramah tamah. Kami persilakan kepada seluruh hadirin untuk saling memaafkan.”
Setelah sesi salam-salaman, acara berlanjut dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa ini memohon keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga desa.
Contoh Pengantar MC
“Untuk menutup rangkaian acara ini, marilah kita berdoa bersama yang akan dipimpin oleh Bapak/Ibu [Nama Pemimpin Doa]. Kepada beliau, kami persilakan.”
MC menutup acara dengan ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin atas partisipasi mereka dan mengingatkan untuk selalu menjaga silaturahmi.
Contoh Teks Penutup
“Demikianlah rangkaian acara halal bihalal pada hari ini. Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian. Mohon maaf atas segala kekurangan. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Dengan susunan acara yang terstruktur seperti di atas, acara halal bihalal pemerintah desa dapat berjalan dengan lancar dan mencapai tujuannya, yaitu mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antarwarga.***(Ika Sriani)