
SERAYUNEWS – Kegiatan Safari Ramadhan menjadi salah satu agenda yang rutin digelar oleh pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, hingga komunitas masyarakat setiap bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sarana syiar Islam, penguatan nilai sosial, serta kepedulian terhadap sesama.
Agar pelaksanaannya berjalan lancar, efektif, dan tepat waktu, susunan acara Safari Ramadhan perlu dirancang dengan rapi dan terstruktur.
Susunan acara yang baik akan membantu panitia mengatur alur kegiatan, menjaga suasana tetap khidmat, serta memastikan seluruh rangkaian acara dapat dinikmati oleh peserta tanpa terasa terburu-buru.
Berikut ini beberapa contoh susunan acara Safari Ramadhan yang bisa Anda jadikan referensi, baik untuk kegiatan berbuka puasa bersama maupun Safari Ramadhan yang dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah.
Safari Ramadhan biasanya melibatkan banyak pihak, mulai dari tokoh masyarakat, aparat desa, pengurus masjid, hingga warga sekitar.
Tanpa susunan acara yang jelas, kegiatan berpotensi molor atau kehilangan esensi utamanya.
Susunan acara yang rapi akan membantu panitia mengatur durasi setiap sesi, menentukan siapa yang bertugas, serta menjaga transisi antaracara tetap tertib.
Selain itu, perencanaan yang matang juga menciptakan suasana yang lebih nyaman dan berkesan bagi seluruh peserta.
Safari Ramadhan dengan agenda utama buka puasa bersama umumnya digelar pada sore hingga menjelang maghrib.
Fokus kegiatan ini adalah kebersamaan, berbagi, dan penguatan nilai keislaman dalam suasana sederhana namun penuh makna.
Berikut contoh susunan acara Safari Ramadhan buka puasa bersama yang dapat diterapkan:
Jika kegiatan Safari Ramadhan dilanjutkan hingga malam hari dengan salat tarawih berjamaah, susunan acara dapat disesuaikan agar tetap runtut dan tidak melelahkan peserta.
Berikut contoh susunan acara Safari Ramadhan yang dilanjutkan dengan salat tarawih:
Agar Safari Ramadhan berjalan sukses, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan susunan acara disesuaikan dengan kondisi jamaah dan waktu setempat.
Kedua, koordinasikan seluruh petugas sejak awal agar tidak terjadi tumpang tindih peran. Ketiga, jaga durasi setiap sesi agar peserta tetap nyaman dan khusyuk.
Dengan perencanaan yang matang dan susunan acara yang jelas, Safari Ramadhan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.***