
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Personel UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas kembali menjalankan tugas penyelamatan nonkebakaran.
Kali ini, petugas membantu mengevakuasi sebuah dompet yang tersangkut di atas genteng sebuah toko di Jalan Jenderal Soedirman, tepatnya di kawasan Perempatan Palma, Purwokerto, Senin (13/7/2026).
Peristiwa tersebut berawal dari perselisihan rumah tangga yang menyebabkan dompet milik seorang perempuan berinisial M terlempar hingga mendarat di atas atap Toko Cahaya Baru.
Karena tidak memungkinkan untuk diambil sendiri, pemilik dompet akhirnya meminta bantuan kepada petugas Damkar Banyumas.
Berdasarkan laporan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas, Regu 3 Pos Damkar Induk menerima laporan sekitar pukul 15.00 WIB.
Personel kemudian bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan berupa tangga dan grabstick untuk mengevakuasi dompet yang berada di atas genteng.
Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan penilaian kondisi di sekitar bangunan agar proses evakuasi dapat berlangsung aman.
Posisi dompet yang berada di atas genteng membuat pengambilan secara manual berisiko membahayakan keselamatan.
Dengan memanfaatkan tangga sebagai akses menuju titik yang lebih tinggi dan grabstick untuk menjangkau dompet, personel Damkar berhasil mengevakuasi barang tersebut tanpa merusak bagian atap.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, menjelaskan kejadian tersebut bermula dari persoalan pribadi antara korban dan suaminya.
Melalui keterangan yang diunggah akun Instagram resmi @damkar_bms, Andaru menyebut saat terjadi perselisihan, sang suami melempar dompet milik istrinya hingga tersangkut di atas genteng Toko Cahaya Baru di Jalan Jenderal Soedirman, Perempatan Palma.
Karena tidak dapat mengambilnya sendiri, perempuan berinisial M kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Banyumas.
Merespons laporan itu, Regu 3 Damkar Induk Purwokerto langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi.
Penanganan berlangsung singkat. Dompet berhasil diambil dalam kondisi aman, kemudian langsung diserahkan kembali kepada pemiliknya.
Dalam laporan tugas, petugas menyebut seluruh proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Peristiwa ini menjadi salah satu contoh bahwa tugas pemadam kebakaran kini tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran.
Seiring berkembangnya fungsi penyelamatan atau fire rescue, Damkar juga menangani berbagai kejadian nonkebakaran yang membutuhkan keahlian dan peralatan khusus.
Di Kabupaten Banyumas, petugas Damkar cukup sering menerima permintaan bantuan, mulai dari evakuasi ular yang masuk rumah, sarang tawon, kucing yang terjebak di tempat tinggi, membuka pintu rumah yang terkunci, melepas cincin yang sulit dilepas, hingga mengambil barang berharga yang berada di lokasi sulit dijangkau.
Kasus dompet yang tersangkut di atas genteng termasuk kategori penyelamatan nonkebakaran.
Meski terlihat sederhana, mengambil barang di atas atap tanpa perlengkapan yang tepat berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti terpeleset atau merusak konstruksi genteng.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak memaksakan diri apabila menghadapi kondisi serupa. Meminta bantuan kepada petugas yang memiliki peralatan dan keahlian menjadi langkah yang lebih aman.
UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas apabila menghadapi kondisi darurat maupun situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Layanan Damkar Banyumas tersedia selama 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi Call Center WhatsApp di nomor 081280079113 atau layanan darurat 113 apabila membutuhkan bantuan penyelamatan.***