Sabtu, 2 Juli 2022

Dapur Umum NU Cilacap Peduli Ditutup, 52.500 Makanan Siap Saji Telah Didistribusikan ke Korban Banjir

Ribuan paket sembako di Posko NU Cilacap Peduli segera disalurkan kepada korban banjir di Nusawungu (Ulul Azmi)

Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap telah surut. Sejumlah dapur umum pun ditutup seperti dapur umum yang didirikan NU Cilacap Peduli. Namun untuk penyaluran logistik paket sembako masih berlangsung untuk warga terdampak banjir.


Nusawungu, serayunews.com

Koordinator NU Cilacap Peduli Basit Wahib menyampaikan, sembilan dapur umum yang tersebar di Kecamatan Nusawungu sudah tidak lagi beroperasi atau ditutup mulai Jumat (25/3). Akan tetapi untuk posko induk masih dibuka dan tetap menyalurkan logistik paket sembako kepada warga terdampak banjir di Nusawungu.

Basit mengatakan, bahwa penyaluran logistik makanan siap saji, telah disalurkan lebih dari 52.500 porsi kepada warga terdampak banjir di sembilan desa di Nusawungu termasuk di Kecamatan Kroya.

Baca juga  Jelang Liga 2, PSCS Cilacap Tancap Gas

Selain makanan siap saji, sejumlah logistik lainnya juga sudah disalurkan, seperti bantuan makanan kering, makanan ringan, mi instan, susu, telor, beras, minyak goreng, serta perlengkapan lain seperti pampers, pembalut, pakaian layak pakai, dan sejumlah logistik lainnya.

“Setelah penutupan dapur umum, kita packing 1.135 paket sembako yang isinya beras, minyak goreng, gula, telor dan lainnya, kita antar ke sembilan desa terdampak,” ujar Basit kepada wartawan, Jumat (25/3/2022).

Koordinator NU Cilacap Peduli Basit Wahib saat menyampaikan penyaluran logistik dan penutupan dapur umum di Nusawungu

Adapun sembilan desa dari 17 desa di Nusawungu yang terdampak yakni Klumprit, Kedungbenda, Karangsembung, Nusawangkal, Purwodadi, Banjareja, Nusawangkal, Jetis, dan Danasri Lor yang saat ini banjirnya sudah surut dan kembali beraktivitas normal.

Baca juga  PDIP Purbalingga Gelar Tahlilan dan doa bersama Peringati Haul Bung Karno ke 52

Sementara itu, jumlah anggota relawan sebanyak 105 orang ditambah relawan ranting desa telah mengcover wilayah tersebut, mulai dari membantu mitigasi dan identifikasi bencana, membantu evakuasi, hingga distribusi logistik serta pengobatan kepada warga terdampak.

Adapun unsur relawan NU Cilacap Peduli diantaranya dari unsur NU Care LAZISNU, Ansor, Banser, Bagana, Fatayat, IPNU, IPPNU, Pagarnusa, LKNU, Lembaga Dakwah, dan unsur lainnya.

Selama kurang lebih 11 hari banjir melanda sejumlah desa di Nusawungu, sedikitnya ada 479 pasien korban banjir mendapat mendapat pengobatan dengan sistem mobile jemput bola door to door dengan melibatkan dokter, perawat, bidan atas koordinasi puskesmas setempat.

Sementara itu, dana yang tekumpul dari para donatur berjumlah Rp71 juta 625 ribu. Selain uang, bantuan berupa barang juga banyak mengalir seperti pakian layak dan logistik makanan. Untuk bantuan logistik yang masuk dan disalurkan seperti beras 665 kg, mie instan 214 karton, pakaian bekas 24 karung, minyak 80 liter, telor 70 krat dan bantuan barang lainnya.

Baca juga  Antisipasi PMK, Ini Upaya Pemkab Cilacap Jelang Iduladha

“Saya ucapkan terimakasih jazakumullohuljaza atas semua bantuan yang diberikan, donasi baik bentuknya uang, barang, pakaian, maupun tenaga yang memberikan kepercayaan untuk mendonasikan lewat NU Cilacap Peduli kepada seluruh donatur dan masyarakat,” ujarnya.

Selain menyalurkan logistik paket sembako kering kepada warga terdampak, NU Cilacap Peduli juga mengadakan program recovery pasca banjir, baik membantu pembersihan lingkungan serta kembali mengadakan pengobatan gratis.

“Selanjutnya, kita akan melakukan program recovery pasca banjir, dimulai sore ini diantaranya pembersihan tempat umum, tempat ibadah, pondok pesantren, dan yang tak kalah pentingnya adalah pembersihan sumur warga yang tercemar banjir kita akan sedot,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini