
SERAYUNEWS – Suasana khusyuk menyelimuti Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banyumas, Senin malam (2/3/2026). Dari balik jeruji, ratusan warga binaan bersama petugas memanjatkan doa untuk Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang wafat.
Shalat ghaib digelar di Aula Pembinaan Kepribadian Rutan Banyumas usai pelaksanaan tarawih berjamaah. Dengan tertib dan penuh kekhidmatan, imam memimpin langsung shalat ghaib yang diikuti ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Banyumas menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan penghormatan kepada tokoh bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kami turut berduka cita atas wafatnya Bapak Try Sutrisno. Shalat ghaib ini menjadi bentuk doa kami agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam menanamkan nilai spiritual, rasa nasionalisme, serta kepedulian terhadap peristiwa kebangsaan.
Salah satu WBP berinisial S (30) mengaku terharu bisa turut mendoakan tokoh nasional tersebut.
“Kami mungkin sedang menjalani masa pembinaan, tetapi kami tetap bagian dari bangsa ini. Kami ingin ikut mendoakan pemimpin yang telah berjasa untuk Indonesia,” kata dia.
Momentum shalat ghaib ini menjadi ruang refleksi bersama bagi warga binaan dan petugas Rutan Banyumas, terlebih di bulan suci Ramadan. Dari tempat pembinaan itu, doa dan penghormatan tetap mengalir untuk putra terbaik bangsa.