
SERAYUNEWS- Kabar terbaru datang dari panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Poltekkes Kemenkes 2026.
Batas waktu pendaftaran dan cetak kartu ujian resmi hingga 9 April 2026 pukul 23.59 WIB. Keputusan ini memberi peluang tambahan bagi calon mahasiswa yang belum menyelesaikan proses registrasi.
Hal ini menjadi momen krusial. Pasalnya, peserta yang melewatkan tahapan penting, khususnya cetak kartu ujian, dipastikan tidak dapat mengikuti seleksi berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT).
Melansir berbagai sumber, berikut Serayunews sajikan ulasan selengkapnya:
Panitia menegaskan bahwa seluruh peserta wajib menuntaskan proses pendaftaran hingga tahap akhir sebelum batas waktu berakhir.
Tidak hanya itu, peserta juga diwajibkan mencetak kartu ujian melalui akun resmi masing-masing.
Kartu ujian tersebut menjadi dokumen utama yang harus dibawa saat pelaksanaan ujian CBT. Tanpa kartu tersebut, peserta secara otomatis gugur dan tidak diperkenankan mengikuti seleksi.
Perpanjangan ini diharapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh peserta yang sebelumnya terkendala teknis atau administrasi.
Agar tidak tertinggal tahapan penting, berikut jadwal lengkap SPMB Bersama Poltekkes Kemenkes tahun 2026:
· Pendaftaran dan Cetak Kartu Ujian: 23 Februari – 9 April 2026
· Validasi Berkas: 8 – 10 April 2026
· Pelaksanaan Ujian CBT: 13 – 20 April 2026
· Pengumuman Hasil Seleksi CBT: 1 Mei 2026
· Tes Kesehatan dan Wawancara: Menyesuaikan kebijakan masing-masing Poltekkes
SPMB Bersama ini mencakup 38 Poltekkes Kemenkes yang tersebar di 33 provinsi, sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat.
Peserta dapat mencetak kartu ujian melalui akun resmi SPMB yang telah digunakan saat pendaftaran. Pada kartu tersebut juga tertera jadwal ujian yang harus dipatuhi oleh masing-masing peserta.
Selain itu, peserta juga perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
· Login menggunakan nomor pendaftaran dan token yang tersedia
· Mengecek menu “Cetak Berkas & Kartu Ujian” untuk melihat jadwal ujian
· Mengunduh dan mencetak kartu ujian sebelum batas waktu
· Memastikan perangkat dan koneksi internet stabil saat ujian CBT berlangsung
Panitia juga memberikan kesempatan perubahan jadwal CBT hingga 9 April 2026 pukul 16.00 WIB, jika memang diperlukan.
Khusus bagi peserta jalur profesi dietisien, panitia telah menetapkan jadwal ujian CBT dalam dua tahap, yaitu:
· Tahap I: 7 – 9 April 2026
· Tahap II: 20 – 23 April 2026
Peserta diminta untuk mengecek jadwal masing-masing melalui kartu ujian dan mengikuti seluruh instruksi yang telah ditetapkan.
Selain jalur CBT, panitia juga telah mengumumkan hasil seleksi jalur prestasi skema rapor tahap II.
Peserta yang dinyatakan lulus diimbau segera melanjutkan ke tahap berikutnya, termasuk proses administrasi lanjutan sesuai ketentuan masing-masing kampus tujuan.
Beberapa Poltekkes juga memiliki jadwal berbeda untuk jalur khusus, sehingga peserta perlu aktif memantau informasi resmi.
Dalam pernyataan resminya, pihak Poltekkes Kemenkes Semarang menegaskan komitmen untuk menyelenggarakan proses seleksi secara profesional, transparan, dan sesuai standar pelayanan.
Panitia juga menyatakan kesiapan menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan jika tidak memenuhi komitmen tersebut.
Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap sistem seleksi nasional di lingkungan pendidikan kesehatan.
Panitia turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau staf Poltekkes.
Oknum tidak bertanggung jawab kerap menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Panitia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya di luar ketentuan resmi.
Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera melaporkan melalui email resmi panitia.
Dengan waktu yang tersisa sangat terbatas, calon peserta diminta segera:
· Menyelesaikan proses pendaftaran
· Melakukan validasi berkas
· Mencetak kartu ujian
Keterlambatan dalam satu tahapan saja dapat berakibat fatal, yakni tidak bisa mengikuti ujian CBT.
Panitia juga mengimbau peserta untuk rutin memantau situs resmi SPMB Poltekkes dan media sosial kampus tujuan agar tidak ketinggalan informasi terbaru.