
SERAYUNEWS – Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, meninjau langsung seleksi tahap akhir Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 yang meliputi tes wawancara dan kepribadian. Seleksi ini menjadi penentu bagi peserta yang akan bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memberikan motivasi kepada 158 calon Paskibraka Banjarnegara yang telah melewati berbagai tahapan seleksi ketat.
“Saya mengapresiasi para calon Paskibraka yang telah melewati rangkaian seleksi hingga sampai di tahap akhir ini. Apapun hasilnya, kalian sudah melakukan yang terbaik,” katanya.
Bupati menegaskan pentingnya menjaga sikap, baik bagi peserta yang lolos maupun yang belum berhasil. Ia mengingatkan agar keberhasilan tidak membuat seseorang menjadi jumawa.
”Paskibraka adalah salah satu ajang untuk menunjukkan potensi diri, tapi bukan satu-satunya. Masih banyak wadah prestasi lain. Jika semangat tetap tinggi, kalian pasti bisa mewujudkan cita-cita yang diinginkan,” ujar Bupati
Soroti Bahaya Medsos dan Perundungan
Selain soal mentalitas, Bupati juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan generasi muda. Ia mengingatkan peserta untuk bijak dalam berkomunikasi di ruang digital.
Ia menyinggung berbagai fenomena negatif seperti perundungan hingga komentar jahat yang dapat berdampak serius pada masa depan seseorang.
”Untuk sukses, modalnya tidak hanya pintar, tapi juga harus punya attitude yang baik. Bedakan antara kritik dan julid. Kritik itu memberi saran membangun, bukan menjatuhkan. Jaga jempol dan lisan kalian,” katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banjarnegara, Izak Danial Aloys, menyampaikan bahwa dari total 158 peserta, hanya 75 orang yang akan terpilih sebagai Paskibraka 2026.
“Paskibraka ini yang dipersiapkan untuk bertugas menjadi pengibar dan penurunan bendera saat Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2026,” katanya.