
SERAYUNEWS – Aktivitas di dalam Rutan Kelas IIB Banyumas tak luput dari pengawasan ketat. Terbaru, Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) dari Pengadilan Negeri Banyumas turun langsung melakukan pengecekan menyeluruh, memastikan transparansi dan akuntabilitas benar-benar berjalan.
Pengawasan ini dilaksanakan pada Senin (30/3/2026), sebagai tindak lanjut surat resmi pengadilan terkait pelaksanaan KIMWASMAT. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan putusan pengadilan, khususnya pidana perampasan kemerdekaan, berjalan sesuai aturan.
Tim Hakim Wasmat tak hanya melakukan pemeriksaan administratif. Mereka turun langsung ke lapangan, meninjau kondisi lingkungan hunian, kebersihan, hingga kelayakan fasilitas di dalam rutan.
Didampingi Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto, tim juga masuk ke blok hunian untuk melihat kondisi nyata para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tak berhenti di situ, enam WBP dipilih sebagai sampel untuk diwawancarai secara langsung. Dari sini, hakim menggali informasi terkait pelayanan, pembinaan, hingga perlakuan petugas selama masa pidana.
Salah satu WBP berinisial A (35) mengaku merasakan dampak positif selama menjalani masa tahanan.
“Saya merasa selama di sini mendapatkan pembinaan dan pelayanan yang baik dari petugas,” ujarnya.
Pernyataan ini menjadi salah satu indikator bahwa sistem pembinaan di dalam rutan berjalan sesuai harapan.
Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto melalui Sigit Purwanto menegaskan, pihaknya terbuka terhadap segala bentuk pengawasan.
“Kami mendukung penuh kegiatan Hakim Wasmat sebagai evaluasi untuk memastikan hak-hak WBP terpenuhi dan pembinaan berjalan sesuai aturan,” kata dia.
Rutan Banyumas juga terus berupaya menghadirkan pelayanan berbasis profesionalitas, humanisme, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Sementara itu, perwakilan Hakim Wasmat, Irman, menegaskan bahwa pengawasan ini penting untuk menjaga integritas sistem peradilan.
“Kami memastikan bahwa putusan pengadilan dilaksanakan dengan baik serta melihat langsung kondisi dan pembinaan WBP di dalam rutan,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung tertib dan penuh keterbukaan, mencerminkan sinergi kuat antara rutan dan pengadilan. Pengawasan semacam ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sistem pemasyarakatan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.
Ke depan, Rutan Banyumas berkomitmen terus berbenah, menghadirkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, transparan, dan berintegritas serta mampu mengantarkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan lebih siap.