
SERAYUNEWS-Dua remaja diamankan warga setelah diduga melakukan pencurian pompa air di Desa Mertasari, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Dua terduga pelaku yang tertangkap tangan oleh warga sempat menjadi sasaran kemarahan massa sebelum akhirnya diamankan.
Peristiwa tersebut terjadi saat seorang warga hendak menggunakan pompa air di area persawahan, namun mendapati alat tersebut sudah tidak berada di tempat. Merasa curiga, warga kemudian melakukan penelusuran di sekitar lokasi.
Tak berselang lama, warga menemukan dua orang terduga pelaku yang diduga tengah membawa mesin pompa air tersebut. Keduanya langsung diamankan di lokasi. Emosi warga yang memuncak membuat para terduga pelaku sempat mengalami tindakan kekerasan. Salah satu pelaku bahkan sempat diikat pada bagian kaki menggunakan tali plastik untuk mencegah upaya melarikan diri.
Kapolsek Purwanegara, AKP Edy Widya Pramono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kedua terduga pelaku telah diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk penanganan lebih lanjut.
Namun demikian, kasus ini tidak dilanjutkan ke proses hukum. Kepolisian memfasilitasi mediasi antara pihak korban dan keluarga pelaku hingga tercapai kesepakatan damai.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, di antaranya nilai kerugian yang relatif kecil, yakni sekitar Rp800 ribu.
“Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan,” katanya.
Ia menambahkan, kedua remaja tersebut telah diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing untuk mendapatkan pembinaan dan pengawasan lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri ketika mendapati dugaan tindak kriminal, serta segera melaporkan kejadian kepada aparat penegak hukum agar dapat ditangani sesuai prosedur yang berlaku.