
SERAYUNEWS – Menunaikan ibadah haji adalah impian besar bagi setiap Muslim. Sebagai rukun Islam kelima, haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat makna.
Salah satu harapan terbesar para jemaah adalah meraih predikat haji mabrur, yakni haji yang diterima oleh Allah SWT dan membawa perubahan kebaikan dalam hidup.
Sebelum keberangkatan, ada satu hal sederhana namun sangat bermakna yang bisa dilakukan, yaitu memanjatkan doa untuk para jemaah.
Doa ini menjadi bentuk dukungan moral dan spiritual agar ibadah yang dijalankan berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Secara bahasa, istilah “al mabrur” berasal dari kata “al birru” yang berarti kebaikan atau kebajikan.
Dalam konteks ibadah, haji mabrur dimaknai sebagai haji yang diterima oleh Allah SWT dan dipenuhi dengan nilai-nilai kebaikan.
Tidak hanya itu, haji yang mabrur juga tercermin dari perubahan sikap seseorang setelah pulang dari Tanah Suci. Ia menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, serta lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Artinya, haji mabrur bukan sekadar status, melainkan hasil dari proses panjang yang dimulai sejak persiapan, pelaksanaan, hingga setelah ibadah selesai.
Doa memiliki peran penting dalam setiap ibadah, termasuk haji. Memberikan doa kepada orang yang akan berangkat haji merupakan bentuk kepedulian dan harapan agar perjalanan mereka diberkahi.
Bahkan, doa seperti ini telah dicontohkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Dengan mendoakan, Anda turut menjadi bagian dari perjalanan spiritual mereka.
Berikut ini beberapa doa yang dapat Anda panjatkan untuk orang yang akan berangkat haji. Kutipan doa ini tidak diubah sebagaimana aslinya:
زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Artinya: “Semoga Allah SWT membekali kamu dengan takwa, mengampuni dosamu, serta memudahkan kamu dalam jalan kebaikan di mana pun kamu berada.”
Doa ini mengandung harapan agar jemaah diberikan kekuatan iman dan kemudahan dalam setiap langkahnya.
Selain itu, Anda juga bisa mengucapkan:
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Artinya: “Aku mempercayakan agama kamu, amalan kamu, serta akhir dari amal perbuatan kamu pada Allah SWT.”
Doa ini menekankan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT agar segala urusan jemaah dijaga dengan baik.
Untuk kelancaran perjalanan, doa berikut juga dapat diamalkan:
اللهم بلغنا مكة والمدينة والْعَرَفَةَ وَارْزُقْنَا الْحَج المبرور وَارْضَ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Artinya: “Ya Allah, sampaikan kami ke Kota Makkah maupun Madinah dan Padang Arafah. Anugerahkanlah pada kami haji yang mabrur, semoga Engkau meridai kami dan mengampuni segala dosa kami, limpahkan rahmat pada kami, sesungguhnya Engkaulah Penyelamat kami, selamatkan kami dari kaum yang kafir.”
Selain mendoakan orang lain, para jemaah juga dianjurkan untuk memanjatkan doa agar ibadahnya diterima. Berikut bacaan doa yang bisa diamalkan:
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَاحَجًّامَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَاعُمْرَةًمَبْرُوْرًا،وَسَعْيَنَاسَعْيًامَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَاذَنْبًامَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَاعَمَلًاصَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَتَنَاتِجَارَةً لَنْتَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِأَخْرِجْنَامِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami haji yang mabrur. Umrah kami mabrur dan sai kami disyukuri. Dosa-dosa kami yang Engkau ampuni. Amal saleh kami yang Engkau terima serta perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa-apa yang terdapat di dalam hati kami, bebaskanlah kami dari kegelapan ini menuju ke arah cahaya (keimanan).”
Doa berikut juga bisa dipanjatkan:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلَّرْحْمَنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْياً مَشْكُورًا
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Yang Maha Agung, kutukan bagi segala setan serta rida bagi Allah Yang Maha Pengasih, Ya Allah Tuhanku, jadikan hajiku ini haji mabrur dan sai yang diterima.”
Bagaimana Anda mengetahui apakah seseorang meraih haji mabrur? Jawabannya terlihat dari perubahan perilaku setelah pulang dari haji.
Beberapa tanda yang umum antara lain:
Perubahan ini menunjukkan bahwa ibadah haji tidak hanya berdampak saat di Tanah Suci, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Agar peluang meraih haji mabrur semakin besar, Anda bisa mulai mempersiapkan diri sejak dini, antara lain:
Persiapan yang matang akan membantu Anda menjalani ibadah dengan lebih khusyuk dan optimal.***