
SERAYUNEWS – Simak doa saat menyembelih hewan kurban. Pasalnya, menyembelih hewan kurban saat Hari Raya Iduladha bukan hanya sekadar proses penyembelihan biasa.
Dalam ajaran Islam, ibadah kurban memiliki tata cara dan adab yang dianjurkan, termasuk membaca doa ketika menyembelih hewan kurban.
Bagi Anda yang akan melaksanakan ibadah kurban atau menjadi panitia penyembelihan, mengetahui doa saat menyembelih hewan kurban menjadi hal penting agar ibadah dilakukan sesuai tuntunan syariat.
Selain membaca basmalah, terdapat doa yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menyembelih hewan kurban.
Doa ini bukan hanya menjadi pelengkap ibadah, tetapi juga bentuk penghambaan dan harapan agar amal kurban diterima oleh Allah SWT.
Dalam sebuah hadis riwayat Shahih Muslim dari Aisyah binti Abu Bakar, dijelaskan bagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelih hewan kurban sambil membaca doa.
Berikut kutipan hadis yang diriwayatkan:
أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ, يَطَأُ فِي سَوَادٍ, وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ, وَيَنْظُرُ فِي سَوَادٍ; لِيُضَحِّيَ بِهِ, فَقَالَ: “اِشْحَذِي اَلْمُدْيَةَ” , ثُمَّ أَخَذَهَا, فَأَضْجَعَهُ, ثُمَّ ذَبَحَهُ, وَقَالَ: “بِسْمِ اَللَّهِ, اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَمِنْ أُمّةِ مُحَمَّدٍ”
Artinya:
“Nabi pernah memerintahkan agar diambilkan gibas (domba jantan) bertanduk, kuku dan perutnya hitam dan sekeliling matanya hitam. Lalu gibas tersebut dibawa ke hadapan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk dijadikan kurban. Beliau pun bersabda, ‘Asahlah dengan batu pengasah.’ Kemudian ‘Aisyah mengasahnya dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaringkan hewan tersebut lalu menyembelihnya. Saat menyembelih, beliau mengucapkan, ‘Bismillah, Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad (Artinya: dengan menyebut nama Allah, Ya Allah terimalah kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad dan umat Muhammad).’” (HR. Muslim no. 1967)
Dari hadis tersebut, para ulama menjelaskan bahwa membaca doa ketika menyembelih kurban termasuk amalan sunnah yang dianjurkan.
Doa itu berisi permohonan agar ibadah kurban diterima oleh Allah SWT.
Selain doa yang terdapat dalam hadis, terdapat bacaan yang biasa digunakan ketika menyembelih hewan kurban sebagaimana disebutkan dalam literatur fikih.
Berikut bacaannya:
Arab:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ …..
Latin:
Bismillah Wallahu Akbar, Allahumma minka wa ilaika, Fataqabbal min … (sebut nama shahibul qurban)
Arti:
“Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban …”
Dalam praktiknya, bagian akhir doa disesuaikan dengan nama orang yang berkurban (shahibul qurban).
Jika Anda menyembelih hewan atas nama diri sendiri, maka nama diri dapat disebutkan. Namun jika menjadi wakil orang lain, nama pemilik kurban dapat disebutkan secara langsung.
Para ulama juga menjelaskan bahwa seseorang dapat membaca doa agar amal kurban diterima oleh Allah SWT sebagaimana disebut dalam ayat Al-Qur’an:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Artinya:
“Ya Rabb kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa tersebut terdapat dalam Al-Qur’an, tepatnya Surah Al-Baqarah ayat 127.
Bacaan ini juga sering diamalkan sebagai bentuk harapan agar ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Selain membaca doa, terdapat beberapa adab dan sunnah yang dianjurkan ketika menyembelih hewan kurban.
1. Mengasah Pisau Terlebih Dahulu
Dalam hadis disebutkan bahwa Rasulullah meminta alat sembelih diasah lebih dulu. Hal ini bertujuan agar proses penyembelihan berjalan cepat dan tidak menyiksa hewan.
2. Membaca Basmalah dan Takbir
Menyebut nama Allah menjadi bagian penting ketika penyembelihan dilakukan. Karena itu, membaca “Bismillah” dan takbir sangat dianjurkan.
3. Menghadap Kiblat dan Memperlakukan Hewan dengan Baik
Dalam sejumlah pendapat ulama fikih, hewan kurban dianjurkan diposisikan menghadap kiblat dan diperlakukan dengan lembut sebelum penyembelihan dilakukan.
4. Mendoakan Penerimaan Kurban
Membaca doa seperti “Allahumma taqabbal minni” atau menyebut nama shahibul qurban menjadi bentuk harapan agar ibadah diterima.
Dari hadis yang diriwayatkan tersebut, para ulama juga mengambil pelajaran bahwa seseorang diperbolehkan berkurban atas nama dirinya dan keluarganya dengan satu hewan kurban tertentu.
Adapun seperti seekor kambing. Pahala kurban itu dapat diniatkan untuk keluarga yang tinggal bersama.
Karena itu, ibadah kurban tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan keluarga dan berbagi kepada sesama melalui pembagian daging kurban.
Dengan memahami doa saat menyembelih hewan kurban beserta maknanya, Anda dapat menjalankan ibadah Iduladha dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan.
Selain membaca doa, jangan lupa menjaga adab penyembelihan agar ibadah kurban menjadi amal yang penuh keberkahan dan diterima Allah SWT.***